Grosir Pakaian Anak

Posts Tagged ‘kemeja anak

picture up alphabets-tortoise

Beberapa tips di bawah ini SANGAT MENENTUKAN dan EFEKTIF diterapkan supaya anak SUKA BELAJAR:

1. SUASANA YANG MENYENANGKAN adalah SYARAT MUTLAK yang diperlukan supaya anak suka belajar. Menurut hasil penelitian tentang cara kerja otak, bagian pengendali memori di dalam otak akan sangat mudah menerima dan merekam informasi yang masuk jika berada dalam suasana yang menyenangkan.

2. Membuat ANAK SENANG BELAJAR adalah JAUH LEBIH PENTING daripada menuntut anak mau belajar supaya menjadi juara atau mencapai prestasi tertentu. Anak yang punya prestasi tapi diperoleh dengan terpaksa tidak akan bertahan lama. Anak yang bisa merasakan bahwa belajar adalah sesuatu yang menyenangkan akan mempunyai rasa ingin tahu yang besar, dan sangat mempengaruhi kesuksesan belajarnya di masa yang akan datang.

3. Kenali tipe dominan CARA BELAJAR ANAK, apakah tipe AUDITORY (anak mudah menerima pelajaran dengan cara mendengarkan), VISUAL (melihat) ataukah KINESTHETIC (fisik). Meminta anak secara terus menerus belajar dengan cara yang tidak sesuai dengan tipe cara belajar anak nantinya akan membuat anak tidak mampu secara maksimal menyerap isi pelajaran, sehingga anak tidak berkembang dengan maksimal.

4. Belajar dengan JEDA WAKTU ISTIRAHAT setiap 20 menit akan JAUH LEBIH EFEKTIF daripada belajar langsung 1 jam tanpa istirahat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak mampu melakukan konsentrasi penuh paling lama 20 menit. Lebih dari itu anak akan mulai menurun daya konsentrasinya. Jeda waktu istirahat 1-2 menit akan mengembalikan daya konsentrasi anak kembali seperti semula.

5. Anak pada dasarnya mempunyai naluri ingin mempelajari segala hal yang ada di sekitarnya. Anak akan menjadi SANGAT ANTUSIAS dan SEMANGAT untuk belajar jika isi/materi yang dipelajari anak SESUAI DENGAN PERKEMBANGAN ANAK. Anak akan menjadi mudah bosan jika yang dipelajari terlalu mudah baginya, dan sebaliknya anak akan menjadi stress dan patah semangat jika yang dipelajari terlalu sulit.


Catatan Redaksi:
Artikel ini telah diterbitkan di Buletin Komite Sekolah TKIT/SDIT Full Day School Nur Hikmah
Pondok Gede, BEKASI

Advertisements

1633103p

Saat memilih kado buat ibu, hal pertama yang biasa diingat pastilah kebutuhan dan perlengkapan bayi. Padahal, sudah selayaknya ibu juga mendapat hadiah atas perjuangannya menjalani kehamilan dan persalinan. Apa saja kado yang pantas diberikan untuk ibu yang baru saja melahirkan?

1. Uang. Merupakan hadiah paling fleksibel yang dapat diberikan. Anda bisa menggunakan uang itu untuk berbagai keperluan, baik untuk dirinya sendiri, maupun bayinya. Sayangnya, uang tak bisa dijadikan kenang-kenangan.

2. Buku-buku perawatan dan pendidikan anak. Kado ini sangat bermanfaat karena dapat memperkaya wawasan ibu tentang perawatan dan pengasuhan anak. Anda bisa memilih buku tentang perawatan ibu seusai bersalin, mengoptimalkan kecerdasan bayi, stimulasi untuk bayi, dan lain-lain. Pilih buku yang mudah dibaca dan lengkap. Yakinlah, ibu akan senang menerima berbagai bacaan mencerdaskan tersebut.

3. Perlengkapan seusai melahirkan. Ibu biasanya sudah mempersiapkan perlengkapan melahirkan jauh-jauh hari. Namun, memberinya hadiah itu tidaklah sia-sia karena dia pasti tetap akan menggunakannya di saat perlengkapan miliknya sudah habis. Beberapa perlengkapan itu antara lain kantong plastik tempat ASI, pembalut khusus, tisu basah, dan korset.

4. Perlengkapan menyusui. Sangat bermanfaat bagi ibu yang memberikan ASI. Perlengkapan itu antara lain pompa ASI manual atau elektrik, bra untuk menyusui (Untuk teman dekat dan tentunya Anda sudah tahu nomor bra yang dia gunakan), pelindung puting (nipple shield), krim untuk payudara agar tidak mudah terluka saat menyusui, celemek yang dapat digunakan saat menyusui di tempat umum, bantal menyusui, dan termos ASI.

5. Bunga. Pilih bunga segar nan indah dan pot yang menarik sehingga saat dipajang sedap dipandang mata. Bau harum dan aroma segar akan membuat betah orang berada di dekatnya. Anda juga bisa menulis ucapan selamat di sebuah kertas. Ibu yang diberi pasti senang.

6. Foto. Agus Kuncoro, seorang bintang sinetron, begitu surprise saat menerima hadiah foto dirinya bersama si kecil dari teman baiknya. Anda bisa menirunya memberikan hadiah kenang-kenangan foto. Caranya bisa bermacam-macam, misalnya, setelah memilih waktu yang tepat, Anda bisa menyewa fotografer profesional dan membuat janji pemotretan dengan ibu, bayi, dan suami di rumah, atau di rumah sakit menjelang pulang ke rumah. Gunakan bingkai foto yang bagus. Ada juga boleh mencantumkan nama di foto tersebut. Meski tergolong mahal, hadiah itu sangat berkesan dan bisa dijadikan kenang-kenangan buat si ibu. Selain foto, kado juga bisa berupa lukisan, rekaman video, dan lain-lain.

7. Voucer. Sibuk mengurusi anak tidak berarti ibu dilarang menikmati waktu untuk dirinya sendiri. Karena itu, Anda bisa memberinya voucer belanja, voucer spa atau relaksasi, voucer makan, film, musik, dan lain-lain. Pastikan hadiah yang diberikan sesuai dengan minat dan kebutuhan si ibu.

8. Kreasi. Kado ini bukan kado “pasaran”. Ada banyak hasil kreasi yang bisa dijadikan kado sekaligus pajangan, semisal bingkai foto unik hasil kreasi dari clay, dan masih banyak kreasi lainnya. Anda bisa mencantumkan nama dan orang yang diberi beserta nama bayinya di produk kreasi tersebut.

Aneka kado lainnya:

* Sekeranjang buah-buahan yang ditata rapi.
* Snack/kue kering yang ditata seperti gift.
* Baju rumah yang modelnya mudah untuk menyusui.
* Sepasang sandal rumah yang cantik.
* CD lagu-lagu/film favoritnya.
* VCD Back to Shape atau video untuk melangsingkan yang bisa dilakukan sendiri di rumah setelah masa nifas selesai.
* Keanggotaan di sebuah pusat kebugaran selama 1 tahun agar ibu bisa mengembalikan bentuk tubuhnya.
* Sebuah tas malam yang cantik atau tas kerja bagi ibu yang bekerja.
* Sepasang sepatu untuk bepergian atau ke kantor.
* Seperangkat alat rias agar wajah ibu tetap segar meskipun sedang menyusui.

sumber : perempuan.kompas.com

crita

KOMPAS.com — Membacakan dongeng untuk anak tak hanya bisa membantu mendekatkan orangtua dengan anak, tapi juga mengajak si kecil berimajinasi dan membantunya lebih percaya diri. Berikut tips yang bisa Anda lakukan untuk memulai ritual seru bersama anak-anak.

Mendekatkan diri
Membaca bersama anak merupakan sebuah kesempatan untuk Anda memberikan perhatian penuh dan tak terbagi kepada anak. Semakin  penuh kasih dan akrab waktu yang Anda lakukan, semakin senang si anak, sehingga waktu untuk membaca dongeng merupakan waktu yang ditunggu anak.

Tak perlu memilih satu waktu khusus, tiap Anda sempat bisa dijadikan ritual yang menyenangkan. Misalnya, saat memandikan si kecil, ketika dia tak mau diam mencipratkan air ke mana-mana, Anda bisa membuat cerita dadakan. Atau, seperti di film-film, ketika menjelang waktu tidurnya.

Hanya dengan mendengar suara Anda dan bisa menatap wajah Anda saja sudah membuat si kecil senang dan merasa aman, apalagi jika Anda jarang bertemu.

Ritual Wajib Harian
Meski hanya beberapa menit, membaca bersama anak harus dilakukan sehari-hari. Kecintaan membaca buku pada diri anak akan terbentuk ketika ia menyadari bahwa membaca itu penting untuk Anda sehingga mereka akan menanti waktu-waktu membaca bersama Anda secara reguler.

Tak masalah juga jika Anda membuat kegiatan ini sebuah ritual harian yang dijadwalkan/dijadikan kebiasaan. Hal ini selain mengakrabkan, juga membuat dia lebih memahami isi buku.

Efek Suara
Jangan malu-malu untuk menjadi seorang aktor dadakan. Entah itu dengan membuat suara dedaunan yang tertiup angin, suara nyanyian burung, siulan angin, apa pun itu, bersuaralah. Anak-anak suka efek suara, tapi efek-efek yang membuat dongeng lebih seru pasti disukai.

Juara Akting
Bayi dan balita belajar lewat seluruh indera mereka. Hanya dengan mengulang-ulang perintah Anda atau cerita tak akan membuat mereka paham seketika. Mereka suka mencoba berbagai hal baru melalui mulut, hidung, jari-jarinya, semuanya.

Jika mereka ingin mencoba menggigit buku, biarkan, tapi pastikan bukunya bersih. Atau jika balita Anda senang menggigit, beli buku yang terbuat dari kain untuk dia bermain saat dibacakan cerita.

Anda juga bisa berakting, misalnya dengan ikut menggigit bukunya ketika ceritanya tentang ulat yang sedang kelaparan, buat bunyi seakan-akan si ulat sedang kesenangan bisa memakan daunnya atau main-main dengan akan menggigit pula tangan si kecil. Kelitiki perut si kecil seakan mendemonstrasikan kepakan sayap kupu-kupu di perutnya.

Jangan malu untuk menggunakan tubuh Anda sebagai media cerita. Misalnya bagaimana kuda berdiri dengan 4 kaki, bagaimana kuda berbunyi, bagaimana kuda menendang dengan kaki belakangnya. Tunjukkan pada si kecil bahwa buku bisa jadi menyenangkan dan ‘hidup’. Yang diperlukan hanya sedikit imajinasi dan kemauan.

Rewind
Anak-anak tak hanya suka pengulangan, itu adalah cara mereka belajar. Membaca buku yang sama berkali-kali membantu mereka mengenali dan mengingat setiap kata dan mengira-ngira apa yang akan datang setelah ini.

Untuk membuat pikiran mereka lebih berkembang, dan supaya Anda tak bosan, coba cari elemen lain yang bisa Anda terangkan dari cerita itu. Apakah itu bagaimana jahatnya saudara tiri Sinderela dan hal itu tak boleh dilakukan. Coba cari sudut lain dari ceritanya.

Ajak si kecil ikut berinteraksi dengan Anda dengan sesekali berhenti sejenak dari tengah-tengah cerita dan bertanya kepadanya. Tanyakan, “Apa yang menurut kamu si singa akan berkata kepada si tikus?” Atau “Kalau kamu jadi si tikus, apa yang akan kamu lakukan?”

Bawa kehidupan sehari-hari ke dalam cerita juga, misalnya “Si Tudung Merah sedang berjalan ke rumah neneknya, seperti kamu waktu minggu lalu ke rumah nenek, yah”

Anak-anak kecil tak begitu peduli dengan urutan ceritanya. Mereka senang hanya dengan mendengar suara Anda yang penuh antusias. Jangan membatasi diri Anda sesuai teks. Lompati teks sesuka Anda. Berkreasi bebaslah dengan menambahkan suara-suara atau menambahkan di sana-sini.

Biarkan si kecil menentukan aturannya. Anak-anak sering mengambil buku yang ia mau, lalu langsung membuka halaman belakang, melewatkan beberapa halaman sekaligus, atau bahkan menutup bukunya. Jangan takut atau mundur, ikuti saja.

Jangan berhenti bercerita, tentu dengan melihat maunya si kecil, jika dia tiba-tiba ngambek dan tak mau mendengarkan cerita, hentikan. Saat mengakhiri cerita, jangan lupa berikan sinopsis untuk cerita esok. Misalnya, saat menutup buku Si Tudung Merah, katakan “Selamat tidur, Tudung Merah. Rangga pergi dulu, besok kita main dekat rumahmu, ya?”

Tambahkan Cerita
Perlahan tapi pasti, tambahkan jenis bacaan. Saat perhatian si anak bertambah, perkenalkan anak Anda ke bacaan yang sesuai usianya, seperti Harry Potter, atau Stuart Little, dan lainnya.

Ingatlah, membaca bersama anak tak perlu harus berakhir. Bahkan ketika mereka sudah cukup dewasa untuk membeli buku sendiri. Seumur hidup Anda, anak dan Anda akan menumbuhkan kedekatan untuk mau saling berbagi, setidaknya untuk berdiskusi tentang buku.
NAD
Sumber : ivillage

tom-and-jerry

Tom and Jerry adalah sebuah serial animasi Amerika Serikat hasil produksi MGM yang bercerita tentang sepasang kucing (Tom) dan tikus (Jerry) yang selalu bertengkar. Seri animasi ini adalah pemenang Academy Award (Piala Oscar) dan membentuk dasar dari seri sukses studio Metro-Goldwyn-Mayer (MGM). Cerita pendek mereka ini diciptakan, ditulis dan disutradarai oleh dua orang animator bernama William Hanna dan Joseph Barbera (mereka kemudain terkenal sebagai Hanna-Barbera).

Seri animasi ini diproduksi oleh MGM Cartoon Studio di Hollywood pada tahun 1940 hingga 1957 saat unit animasi studio tersebut ditutup. Pada tahun 1960, MGM mempekerjakan Rembrandt Films (pimpinan Gene Deitch) di Eropa Timur untuk memproduksi seri Tom and Jerry ini.

Produksi Tom and Jerry kembali ke Hollywood pada tahun 1963, dikerjakan oleh Sib-Tower 12 Productions pimpinan Chuck Jones. Seri produksi ini berlangsung hingga tahun 1967.

Tom and Jerry muncul kembali di acara kartun televisi hasil produksi Hanna-Barbera (1975-1977; 1990-1993) dan Filmation Studios (1980-1982). Film animasi pendek produksi MGM karya Hanna dan Barbera dikenal karena telah memenangkan tujuh Academy Award, sama dengan prestasi Silly Symphonies karya Walt Disney. Dua karya ini adalah karya animasi seri yang paling banyak menerima penghargaan.

TOKOH UTAMA

Tom and Jerry

Tom adalah seekor kucing rumah berwarna abu-abu kebiruan (warna bulu Tom sangat mirip dengan warna bulu kucing Biru Rusia) yang hidup dalam kemanjaan, sementara Jerry adalah seekor tikus kecil berwarna coklat yang selalu tinggal dekat dengan dimana Tom hidup. Tom sangat cepat marah dan mudah tersinggung, sementara Jerry adalah karakter yang hidup bebas dan sangat pandai mengambil kesempatan.

Walaupun penuh semangat dan bertekad bulat, niat Tom selalu kalah dengan otak dan kelihaian Jerry. Di setiap episode, Jerry biasanya keluar sebagai pemenang dan Tom menjadi pihak yang kalah. Tapi, hasil sebaliknya bisa terjadi. Terkadang, Tom menjadi pemenang. Terkadang pula (biasanya sesuatu yang ironis) keduanya kalah atau keduanya berkahir menjadi teman.

Kedua karakter ini memiliki kecenderungan untuk bersikap sadis; artinya mereka berdua sangat senang untuk menyiksa satu dengan yang lain. Namun, dalam beberapa episode, ketika salah satu karakter sedang dalam situasi bahaya, karakter lainnya akan tersadarkan dan menyelamatkan karakter tersebut.

Walaupun banyak karakter pendukung dan karakter peran kecil yang berbicara, Tom dan Jerry jarang berbicara sendiri. Tom, misalnya, terkenal karena kesukaannya untuk bernyanyi ketika mencoba menarik perhatian kucing betina. Ia bernyanyi lagu “Is You Is or Is You Ain’t My Baby” karya Louis Jordan di dalam episode “Solid Serenade” buatan tahun 1946. Sutradara William Hanna menyumbangkan suara cicit tikus, suara hembusan nafas dan suara-suara lainnya untuk kedua karakter utama ini. Salah satu sound-effect sumbangan Hanna adalah teriakan sepenuh hati Tom dimana dibuat dari teriakan asli Hanna dimana bagian awal dan akhir rekaman teriakan tersebut dihilangkan sehingga hanya teriakan paling keras saja yang disajikan.

TOKOH PEMBANTU

  • Dalam usahanya untuk menangkap Jerry, Tom seringkali harus bersaing dengan Butch, seekor kucing hitam yang tinggal di gang-gang gelap yang juga ingin menangkap dan memakan Jerry atau mendapatkan pacar dari Tom.
  • Spike (kadang-kadang dijuluki “Killer” atau “Butch”), seekor anjing bulldog penjaga yang galak dan pemarah, yang selalu menyerang Tom. Ia biasanya berteman-baik dengan Jerry, menjadi pengawal dan pelindung tikus itu di dalam beberapa episode,ia mempunyai anak yang bernama Tyke
  • Toodles Galore, pacar Tom;
  • Mammy Two Shoes, seorang pembantu rumah tangga berkulit hitam (Lillian Randolph adalah pengisi suaranya) yang wajahnya jarang sekali terlihat dan biasanya menghajar Tom dengan sapu ketika kucing itu bertingkah-laku tidak pantas. Mammy muncul di banyak episode hingga tahun 1952. Setelah itu Tom dan Jerry terlihat hidup bersama dengan pasangan muda era tahun 1950-an: seorang suami yang kurus dan tinggi dengan memakai kacamata dan seorang istri berambut hitam dengan sifat kekanak-kanakan. Pemilik Tom berikutnya adalah seorang wanita kurus dan bersifat tegas dengan sifat-sifat seperti Mammy-Two-Shoes. Bedanya, wanita ini tidak takut terhadap tikus dan selalu mampu menghukum Tom karena mengejar-kejar Jerry (tidak pernah gagal menangkap sang kucing).
  • Nibbles, seekor tikus kecil yang yatim piatu. Ia kemudian dijuluki Tuffy. Pada akhir tahun 1940-an, Jerry mengadopsi seekor bayi tikus berbulu abu-abu yang terlantar ini. Tak seperti Jerry, Nibbles mampu berbicara, tapi biasanya di dalam bahasa asing tergantung tema dan latar belakang dari episode yang dibuat.
  • Selama tahun 1950-an, Spike terlihat memiliki anak laki-laki bernama Tyke, sebuah karakter tambahan yang menyebabkan melunaknya sikap keras Spike dan munculnya seri animasi “Spike and Tyke” yang berumur pendek. Tyke kadang-kadang berbicara, menggunakan suara dan ekspresi seperti pelawak Jimmy Durante.
  • Quacker the Duckling, seekor bebek kecil yatim piatu yang kemudian diadaptasikan dengan karakter Hanna-Barbera lainnya, Yakky Doodle.

sumber : wikipedia

nenen

BANDUNG, KOMPAS. com – Bayi yang mengkonsumsi air susu ibu (ASI) mendapat kandungan “Gangliosida (GA)” lebih banyak dibandingkan bayi yang mengkonsumsi susu biasa.

Hal tersebut disampaikan  dr  Yohanes Tri Nugroho  Msi Med Spa  dalam Road Show Seminar Building Your Child’s Brain Connection di Hotel Grand Aquila, Bandung.

Dikatakan, nutrisi terbaik untuk bayi adalah ASI karena  dalam ASI terdapat banyak zat gizi yang diperlukan untuk perkembangan otak yang sehat, salah satunya adalah GA.

“GA dalam ASI berperan untuk pembentukan memori dan fungsi umum otak besar serta sebagai alat konektivitas sel otak bayi,” ucapnya.

Meskipun begitu, kandungan GA dalam susu biasa sama sekali tidak berbahaya. Dikatakannya hingga saat ini belum ada riset yang menunjukkan efek negatif dari GA yang terkandung dalam susu biasa.

Sementara Ratna Siswati, Asisten Nutritionist Anmum, mengatakan GA sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Dijelaskannya, bahwa ketika lahir, bayi memiliki 100 miliar sel otak yang belum terhubung dan GA diperlukan untuk menghubungkan sel-sel otak tersebut.

Jadi, tak cukup hanya dengan AA dan DHA saja. GA juga diperlukan untuk meningkatkan kecerdasan anak, ucapnya,

Saat ini ibu-ibu muda Indonesia sangat tertarik pada nutrisi untuk perkembangan otak anak. Kini, ada penemuan baru berupa nutrisi GA yang ternyata fungsinya tidak kalah penting dari AA dan DHA.

sumber : perempuan.kompas.com

Waspadai jika mimisan disertai gejala lain seperti demam dan sakit kepala.

Simaklah penjelasan dr. Najib Advani, Sp.A (K) M.Med.Paed., dalam bentuk tanya jawab berikut.

Apakah mimisan berbahaya?
Sebagian besar mimisan pada anak tidak berbahaya. Jadi, tak perlu panik. Selama anak terlihat sehat dan aktif, juga tidak disertai gejala lain seperti demam, orangtua tak perlu kelewat khawatir.

Mengapa dari hidung sering keluar darah atau mimisan?
Maklum saja, hidung punya banyak pembuluh darah, terutama di balik lapisan tipis cupingnya.

Mengapa mimisan paling sering terjadi pada anak?
Selaput lendir dan pembuluh darah anak masih tipis dan sensitif, sehingga saat ada faktor pencetus seperti udara dingin atau trauma ringan, darah pun langsung mengucur keluar. Terjadinya pun umumnya spontan, ringan, dan mudah berhenti.

Apa saja faktor pencetus mimisan pada anak?

Trauma
Seperti akibat benturan benda keras, kemasukan benda asing, atau dikorek-korek yang membuat selaput lendir dan pembuluh darah di hidung terluka dan menyebabkan perdarahan.

Penggunaan AC tidak bijak
Cara kerja AC yang menyerap uap air di udara membuat kelembapan di ruangan jauh berkurang. Ditambah, suhu yang terlalu dingin membuat udara jadi makin kering. Udara kering yang diisap anak akan membuat alat pernapasannya mengering, sehingga selaput lendirnya mudah pecah dan berdarah.

Reaksi refluks
Khusus untuk bayi, mimisan bisa terjadi karena reaksi refluks. Ini terjadi saat bayi muntah atau gumoh. Aliran balik makanan dari lambung ke mulut atau hidung dapat menyebabkan mimisan. Muntahan yang banyak mengandung zat asam itu bisa mengiritasi atau melukai hidung. Mimisan pada bayi umumnya juga sembuh sendiri dan tidak perlu penanganan khusus.

Faktor keturunan
Anak-anak tertentu lahir dengan pembuluh darah di hidung yang gampang pecah dan berdarah. Jika kelembapan udara sangat rendah seperti di negeri subtropis dan suhunya sangat dingin, maka anak-anak seperti ini umumnya tidak sehingga hidungnya terus-menerus mengeluarkan darah. Padahal, banyak anak lain yang tidak merasakan gangguan serupa.

Pernah ada kasus seorang anak Indonesia batal melanjutkan sekolahnya selama musim dingin ke negeri empat musim “hanya” karena berbakat mimisan.

Bagaimana mengatasinya?
Pertolongan pertama yang bisa dilakukan adalah menghentikan perdarahan tanpa bantuan obat dan alat. Cukup dengan duduk dengan posisi badan dan kepala agak maju ke depan. Lalu gunakan ibu jari dan telunjuk untuk menekan dan menutup hidung. Sedangkan mulut dibuka untuk bernapas. Lakukan selama 1-2 menit. Tak berapa lama kemudian biasanya darah langsung berhenti.

Dengan memajukan kepala berarti darah tidak akan mengalir kembali ke tenggorokan. Gunanya mencegah iritasi dan batuk, tersedak, atau muntah darah. Posisi duduk juga membuat aliran darah lebih lambat, karena posisi jantung sebagai pusat pompa darah berada di bawah hidung. Berbeda jika anak dibaringkan, karena posisi jantung berada sejajar dengan hidung, sehingga darah yang mengalir pun relatif lebih cepat.

<!–
google_ad_client = “pub-3225019722911732”;
google_alternate_color = “FFFFFF”;
google_ad_width = 468;
google_ad_height = 60;
google_ad_format = “468x60_as”;
google_ad_type = “text_image”;
google_ad_channel =””;
google_color_border = “FFFFFF”;
google_color_link = “000000”;
google_color_bg = “”;
google_color_text = “005B8E”;
google_color_url = “09182A”;
google_ui_features = “rc:0”;
//–>
window.google_render_ad();

Jika cara pertama belum berhasil, cobalah kompres hidung dengan es. Bungkuslah es dengan saputangan lalu tempelkan di antara kening dan hidung. Selain es, benda lain seperti makanan atau minuman beku bisa digunakan. Es dan benda dingin lainnya yang ditempelkan mampu mengecilkan pembuluh darah sehingga perdarahan pun cepat berhenti. Kompres bisa dilakukan saat perdarahan sedang berlangsung maupun berhenti.

Hal yang penting dilakukan, bersikaplah tenang saat si kecil mimisan. Kepanikan orangtua dapat membuat anak ikut panik dan menangis. Akhirnya, perdarahan sulit dihentikan.

Bagaimana kalau darah belum berhenti keluar?
Jika dalam waktu 15-20 menit perdarahan tidak kunjung berhenti, ulangi gerakan menutup dan menekan hidung seperti dijelaskan tadi. Segera datangi klinik dokter atau rumah sakit terdekat jika mimisan tidak berhenti. Dokter akan membantu dengan memberikan obat tetes atau obat semprot yang mampu menghambat pecahnya pembuluh darah. Bahkan, boleh jadi bagian hidung yang berdarah dibakar (dikostik) agar darah tidak terus-menerus keluar, kemudian hidung dibersihkan. Kalau tidak berhasil, dokter akan memberi tampon atau kapas dengan salep vaselin selama 1-2 hari. Fungsinya menekan dan mengistirahatkan perdarahan.

Setelah darah berhenti keluar, apa yang harus dilakukan?
Usahakan anak tidak mengembuskan napas lewat hidung terlalu keras. Anak juga harus dijelaskan agar tidak mengorek-ngorek hidung atau bekas luka yang mengering. Tindakan itu akan menyebabkan hidung mengalami perdarahan kembali.

Akankah kejadian mimisan reda selamanya?
Jika sudah diatasi maka gangguan mimisan pun akan berhenti. Mimisan karena demam berdarah, misalnya, tentu akan hilang setelah demam berdarahnya sembuh. Demikian juga dengan mimisan karena penyakit infeksi, setelah diobati, mimisan pun segera pergi.

Gangguan mimisan umumnya berkurang sesuai dengan pertambahan usia. Semakin tambah usia, pembuluh darah dan selaput lendir di hidungnya sudah semakin kuat, hingga tak mudah berdarah.

Mimisan seperti apa yang perlu ditangani serius?
Meski mayoritas kasus mimisan tidak berbahaya, orangtua hendaknya waspada jika frekuensi mimisan itu cukup sering, tiap 1-2 hari. Ini karena ada kemungkinan si kecil mengidap penyakit berbahaya. Penyakit seperti ITP (Idiopathic Thrombocytopenic Purpura), demam berdarah, leukemia, thalasemia berat, atau hemofilia, bisa juga menunjukkan gejala mimisan. Ini karena kadar trombosit yang rendah bisa menyebabkan perdarahan di hidung. Anak hemofilia bisa saja memiliki kadar trombosit yang normal, tapi faktor pembekuan darahnya rendah sehingga sering mengalami perdarahan. Meski kasusnya sangat jarang, anak darah tinggi dan gagal ginjal pun memiliki risiko besar mengalami mimisan. Demikian juga anak dengan riwayat hipertensi (tekanan darah tinggi).

Perhatikan gejala-gejala yang mungkin menyertai. Jika disertai demam, kemungkinan penyebabnya penyakit infeksi seperti demam berdarah. Jika disertai munculnya bercak-bercak darah kemungkinan menjurus pada leukemia atau ITP. Sedangkan pada sinusitis umumnya mimisan disertai sakit kepala.

Berbeda dari mimisan normal yang umumnya bersumber pada bagian anterior (bagian depan rongga hidung), maka mimisan yang disertai penyakit berbahaya bersumber dari bagian dalam hidung (posterior). Tak heran, darah yang keluar banyak dan sulit dihentikan.

Perdarahan yang banyak bisa membuat anak kekurangan darah (anemia). Bahkan, bukan tidak mungkin menyebabkannya pingsan. Untuk mengatasinya, dokter akan memberikan vitamin dan mineral. Lain hal jika anak kehilangan darah cukup banyak. Sangat mungkin dia harus menjalani transfusi darah.

Apakah pemakaian obat-obat tertentu dapat menyebabkan mimisan?
Ya, penggunaan obat-obat tertentu pun bisa menyebabkan mimisan. Obat antipanas yang mengandung acetyl salicylic acid, misalnya, pada beberapa anak bisa menyebabkan mimisan. Segera konsultasikan pada dokter jika obat tertentu memberikan reaksi kurang baik seperti mimisan pada anak.

TIP MENCEGAH MIMISAN

  • Gunakan AC dengan bijak dan aman. Jangan menyetel AC terlalu dingin dan lama. Selain boros energi, udara di ruangan akan menjadi sangat dingin dan kering. Untuk Indonesia, suhu 23-260C relatif cukup.
  • Hindari anak dari paparan asap rokok. Selain dapat mengiritasi saluran pernapasan, rokok juga bisa mengeringkan saluran hidung. Ini jelas akan membuat anak mudah mengalami mimisan.
  • Saat gatal, pilek, atau membersihkan kotoran hidung, ajari anak untuk menggunakan tisu maupun saputangan. Hindari kebiasaan mengorek-ngorek hidung atau mengembuskan udara lewat hidung terlalu keras.
  • Usahakan banyak makan sayur dan buah guna memperkuat selaput lendir hidung.
  • Jauhkan anak dari benda-benda pencetus alergi di rumah. Barang-barang berbahaya juga sebaiknya disingkirkan agar tidak sampai mencederai anak.

sumber : http://www.sulastowo.com

Curious George

Curious George

Curious George adalah prontagonis dalam serial buku anak-anak dengan judul yang sama, ditulis oleh Hans Augusto Rey dan Margret Rey.[1] Buku ini menampilkan monyet bernama George, yang dibawa dari rumahnya di Afrika oleh “The Man with The Yellow Hat” untuk tinggal dengannya di kota.

Film ini ditayangkan di ANTV setiap hari senin-jumat pukul 06.30.


My Yahoo Messenger

Yahoo


Photobucket
UNICEF

ARSIP

MULAI MENGHITUNG HARI

December 2018
M T W T F S S
« Apr    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

New Product

Photobucket
Advertisements