Grosir Pakaian Anak

OLAHRAGA SESUAI USIA

Posted on: May 15, 2009

senam

Hanya karena rekan-rekan di kantor sedang bersemangat mengikuti kelas aerobik usai jam kantor, tidak berarti Anda bisa begitu saja mengikuti mereka. Perhatikan kondisi kesehatan dan usia Anda. Bila Anda memilih olahraga dengan tepat, Anda bahkan bisa lebih fit daripada orang-orang yang lebih muda.

“Umur itu hanya sekadar angka,” demikian pendapat Patrick Murphy, trainer yang kerap memimpin acara olahraga di TV. “Saya punya klien berusia 40-an dan 50-an tahun yang justru sedang sehat-sehatnya. Mereka dapat berlari beberapa putaran, padahal anak-anak muda mungkin baru mulai berlari.”

Berapa pun usia Anda, sebaiknya Anda mengawali dengan baik. “Program latihan yang baik selalu mengutamakan kestabilan lebih dulu, baru kemudian mengasah kekuatan,” jelas Murphy. Hal ini akan mencegah cidera dan membuat kecepatan dan kekuatan bekerja lebih tepat.

Yang lebih penting, Anda perlu memastikan latihan yang paling aman dan paling efektif. Tergantung dari usia Anda, berikan perhatian pada hal-hal berikut.

Usia 20-an: Saat tubuh Anda masih muda, kuat, dan sehat, sungguh menggoda rasanya untuk berfokus pada pembentukan otot. Namun pastikan untuk memberi perhatian pada bagian tubuh yang lebih kecil namun sama pentingnya, seperti pangkal lengan. “Jika Anda hanya melakukan push up, Anda hanya menguatkan beberapa bagian saja dari tubuh Anda. Anda akan mengencangkan otot dada dan otot bahu, sehingga Anda menciptakan bahu yang lebih berisi,” lanjut Murphy.

Untuk menghindari hal ini, lakukan gerakan membungkuk sambil membawa dumbbell, lalu gerakkan tangan ke arah berlawanan dari saat Anda menekukkan tangan dalam gerakan push up.

Usia 30-an dan 40-an: Sebaiknya Anda melakukan pemanasan dengan berjalan lebih dulu sebelum berlari. “Ketika berusia 20-an Anda tidak perlu melakukan hal ini karena tubuh Anda selalu hangat,” ujar trainer Marco Reed. “Jika Anda sudah berusia 30-an atau 40-an, Anda harus selalu ingat untuk melakukan pemanasan. Pastikan Anda melakukan pemanasan selama 5-10 menit untuk melancarkan aliran darah.” Lakukan jalan kaki selama beberapa menit sebelum mulai berlari atau bersepeda, dan pastikan untuk melakukan peregangan sebelum dan sesudahnya untuk membatasi pegal-pegal keesokan harinya.

Usia 50-an, 60-an, dan selanjutnya: Hanya karena sendi-sendi Anda sudah tidak senyaman sebelumnya, tidak berarti Anda harus berolahraga di atas kursi atau melakukan gerakan low-intensity yang membuat Anda lebih merasa rapuh daripada sebelumnya. Kurangi benturan pada sendi dengan mengalihkan perhatian pada pinggang dengan Pilates, latihan yang dilakukan di lantai namun mampu menguatkan otot-otot. “Latihan ini tidak membuat benturan pada sendi, dan bagus untuk memulai latihan selanjutnya,” kata Teri Ann Krefting, yang menyarankan untuk memulai latihan secara bersama-sama, atau dengan grup, mengingat intensitas latihannya. Begitu Anda membangun kekuatan dan kestabilan, akan lebih mudah dan nyaman untuk kembali ke rutinitas semula.
DIN
Sumber : Shine

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Yahoo Messenger

Yahoo


Baju Murah Fan Page

Photobucket
UNICEF

ARSIP

MULAI MENGHITUNG HARI

May 2009
M T W T F S S
« Apr   Apr »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

New Product

Photobucket
%d bloggers like this: