<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Grosir Pakaian Anak</title>
	<atom:link href="http://grosirpakaiananak.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://grosirpakaiananak.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Nov 2011 16:36:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='grosirpakaiananak.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/ed17f987c93381e5ca5365e0b6b6c04a?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Grosir Pakaian Anak</title>
		<link>http://grosirpakaiananak.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://grosirpakaiananak.wordpress.com/osd.xml" title="Grosir Pakaian Anak" />
	<atom:link rel='hub' href='http://grosirpakaiananak.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Tips Merawat Kemeja Anak</title>
		<link>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/05/25/tips-merawat-kemeja-anak/</link>
		<comments>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/05/25/tips-merawat-kemeja-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 May 2009 07:40:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>grosirpakaiananak</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Mom&Kiddie]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[baju anak]]></category>
		<category><![CDATA[baju bayi]]></category>
		<category><![CDATA[bajuanak]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[blus anak]]></category>
		<category><![CDATA[busanaanak]]></category>
		<category><![CDATA[ceritaanak]]></category>
		<category><![CDATA[film anak]]></category>
		<category><![CDATA[filmanak]]></category>
		<category><![CDATA[kaos anak]]></category>
		<category><![CDATA[kaos balita]]></category>
		<category><![CDATA[kemeja anak]]></category>
		<category><![CDATA[kemejaanak]]></category>
		<category><![CDATA[pakaiananak]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Bunda]]></category>
		<category><![CDATA[tipsanak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://grosirpakaiananak.wordpress.com/?p=149</guid>
		<description><![CDATA[Seiring perkembangan jaman usaha Toko Pakaian Bayi atau Toko Pakaian Anak yang menJual Baju Baju Anak berkembang pesat. Usaha Toko Pakaian Bayi atau Toko Pakaian Anak yang menJual Busana atau Jual Baju Baju Anak tidak pernah mati, karena Pakaian Anak atau Busana Anak merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi seorang Ibu yang baru melahirkan anak. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirpakaiananak.wordpress.com&amp;blog=7175777&amp;post=149&amp;subd=grosirpakaiananak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seiring perkembangan jaman usaha Toko Pakaian Bayi atau Toko Pakaian Anak yang menJual Baju Baju Anak berkembang pesat. Usaha Toko Pakaian Bayi atau Toko Pakaian Anak yang menJual Busana atau Jual Baju Baju Anak tidak pernah mati, karena Pakaian Anak atau Busana Anak merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi seorang Ibu yang baru melahirkan anak.</p>
<p>Kelahiran bayi baru tentu sangat membahagiakan. hari-hari baru dengan pengalaman-pengalaman baru bersama si kecil. Soal cuci-mencuci, Pakaian Anak bisa jadi merupakan pengalaman tak terduga bagi ibu baru. jumlahnya yang menumpuk dengan noda yang tergolong ‘kotoran berat’, cukup membuat kelimpungan menghadapi Busana Bayi tersebut.</p>
<p>Berikut kiat untuk membersihkan Pakaian Bayi atau Baju Bayi agar tetap sehat dan nyaman dikenakan si kecil.Menghilangkan Bau Pesing:</p>
<p>rendam Pakaian Bayi di air biasa minimal 15 menit<br />
bilas dan kucek Baju Bayi dengan air bersih<br />
rendam lagi Busana Bayi dengan deterjen, dan kucek setelah direndam<br />
bilas dengan air mengalir atau di ember tapi bisa 2 kali atau 3 kali pindah ember<br />
Menghilangkan bekas pup bayi (khususnya ASI):</p>
<p>buang kotoran dengan pancaran air deras ke wc<br />
kucek dengan sabun untuk menghilangkan sisa kotoran rendam kurang lebih 30 menit kucek lagi dan sikat Beberapa Hal yang Patut Diperhatikan:<br />
Lebih baik menggunakan sabun mandi batangan untuk menghilangkan noda pup.</p>
<p>Karena sifatnya yang alkalis mampu melarutkan noda organik seperti darah dan pup jangan gunakan pelembut/pewangi pakaian. Fungsi hati bayi belum lagi sempurna.</p>
<p>Hal ini konon dapat membuat bayi lebih kuning rendam dalam air yang diberi 1/4 cangkir baking soda sebagai pelembut dan penghilang bau serta noda setelah bilasan terakhir. Karena baking soda adalah senyawa yang terdapat dalam tubuh manusia, tentunya aman bagi bayi</p>
<p>SUMBER : ASIANGIRLSTYLE.COM</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/grosirpakaiananak.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/grosirpakaiananak.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/grosirpakaiananak.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/grosirpakaiananak.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/grosirpakaiananak.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/grosirpakaiananak.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/grosirpakaiananak.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/grosirpakaiananak.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/grosirpakaiananak.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/grosirpakaiananak.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/grosirpakaiananak.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/grosirpakaiananak.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/grosirpakaiananak.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/grosirpakaiananak.wordpress.com/149/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirpakaiananak.wordpress.com&amp;blog=7175777&amp;post=149&amp;subd=grosirpakaiananak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/05/25/tips-merawat-kemeja-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e70ee724e9ca6e5e87fc438c7b948a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bang Thoyib</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SEX EDUCATION FOR YOUR CHILD</title>
		<link>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/05/20/sex-education-for-your-child/</link>
		<comments>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/05/20/sex-education-for-your-child/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 May 2009 07:59:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>grosirpakaiananak</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Mom&Kiddie]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[bajuanak]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[kemejaanak]]></category>
		<category><![CDATA[pakaiananak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://grosirpakaiananak.wordpress.com/?p=147</guid>
		<description><![CDATA[Orangtua perlu memberi penjelasan seputar masalah seksualitas kepada anak sesuai perkembangan usia. Berikut tips dari psikolog Clara Kriswanto dari Jagadnita Consulting yang diberikan daam acara bincang-bincang bertopik Bicara Seks pada Anak, di Jakarta akhir November lalu. Usia 0-3 tahun * Bantu mereka merasa nyaman dengan tubuhnya. * Sentuh dan dekaplah anak agar merasakan kasih saying. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirpakaiananak.wordpress.com&amp;blog=7175777&amp;post=147&amp;subd=grosirpakaiananak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Orangtua perlu memberi penjelasan seputar masalah seksualitas kepada anak sesuai perkembangan usia. Berikut tips dari psikolog Clara Kriswanto dari Jagadnita Consulting yang diberikan daam acara bincang-bincang bertopik Bicara Seks pada Anak, di Jakarta akhir November lalu.</p>
<p><strong> Usia 0-3 tahun</strong><br />
* Bantu mereka merasa nyaman dengan tubuhnya.<br />
* Sentuh dan dekaplah anak agar merasakan kasih saying.<br />
* Ajarai perbedaan anatomi tubuh pria dan perempuan.<br />
* Jeaskan secara sederhana proses tubuh, seperti melahirkan dan hamil.<br />
<strong> Usia 4-5 tahun</strong><br />
* Ajari nama yang benar dari bagian tubuh dan fungsinya.<br />
* Jelaskan bagaimana bayi  bisa berada dalam kandungan ibu.<br />
* Dukung anak agar datang kepada orangtua untuk bertanya mengenai seks.<br />
<strong> Usia 6-8 tahun</strong><br />
* Berikan informasi mendasar tentang permasalahan seksual.<br />
* Beritahukan tentang perubahan yang akan dialami bila menginjak pebertas.<br />
<strong> Usia 9-12 tahun</strong><br />
* Bantu mereka memahami masa pubertas.<br />
* Bantu mereka memahami: walaupun secara fisik sudah dewasa, tetapi aspek kognitf dan emosional masih beum dewasa untuk berhubungan intim.<br />
* Beri mereka pemahaman bahwa banyak cara untuk mengekspresikan cinta, tanpa perlu melakukan hubungan intim.<br />
<strong> Usia 13-17 tahun</strong><br />
* Ajarkan tentang nilai-nilai keluarga dan agama.<br />
* Sampaikan bahwa ada berbagai cara untuk mengekspresikan cinta.<br />
* Diskusikan tentang perilaku seks yang tidak sehat dan terlarang.<br />
Saat anak bertanya tentang seks<br />
* Orangtua perlu peka terhadap bahasa mereka tetapi juga memberikan istilah yang sesuai.<br />
* Terangkan kepada anak arti kata yang didengarnya dari media atau orang lain.<br />
* Dengarkan dulu anak bicara. Pahami maksud mereka tentang seks.<br />
* Hargai sudut pandang anak.<br />
* Jawab dengan jujur dan jangan ditunda.<br />
* Jangan mengambil kesimpulan terlalu cepat.<br />
* Jawab pertanyaan dengan sederhana tetapi tepat.<br />
* Akui bila tidak tahu jawabannya.<br />
* Gunakan setiap kesempatan untuk diskusi.</p>
<p>Source:Kompas</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/grosirpakaiananak.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/grosirpakaiananak.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/grosirpakaiananak.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/grosirpakaiananak.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/grosirpakaiananak.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/grosirpakaiananak.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/grosirpakaiananak.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/grosirpakaiananak.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/grosirpakaiananak.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/grosirpakaiananak.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/grosirpakaiananak.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/grosirpakaiananak.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/grosirpakaiananak.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/grosirpakaiananak.wordpress.com/147/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirpakaiananak.wordpress.com&amp;blog=7175777&amp;post=147&amp;subd=grosirpakaiananak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/05/20/sex-education-for-your-child/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e70ee724e9ca6e5e87fc438c7b948a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bang Thoyib</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Shop Your Children</title>
		<link>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/05/18/shop-your-children/</link>
		<comments>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/05/18/shop-your-children/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 May 2009 02:16:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>grosirpakaiananak</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Mom&Kiddie]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[baju bayi]]></category>
		<category><![CDATA[bajuanak]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[blus anak]]></category>
		<category><![CDATA[ceritaanak]]></category>
		<category><![CDATA[film anak]]></category>
		<category><![CDATA[kaos anak]]></category>
		<category><![CDATA[kaos balita]]></category>
		<category><![CDATA[kemeja anak]]></category>
		<category><![CDATA[kemejaanak]]></category>
		<category><![CDATA[pakaian anak]]></category>
		<category><![CDATA[pakaiananak]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Bunda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://grosirpakaiananak.wordpress.com/?p=143</guid>
		<description><![CDATA[Baju Anak. Siapa, sih, yang tidak mau membelinya? Apalagi menjelang Lebaran atau Natal dan Tahun Baru seperti ini. Kalau Anda punya anak, minimal pasti membelikannya satu potong busana menjelang lebaran (Baju Muslim Anak) atau natal dan tahun baru. Ya, berapa pun umur anak Anda sekarang, minimal dia juga merayakan Lebaran atau Natal dan Tahun baru. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirpakaiananak.wordpress.com&amp;blog=7175777&amp;post=143&amp;subd=grosirpakaiananak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.grosirpasarklewer.com"><img class="alignleft size-full wp-image-144" title="1ModelKontras" src="http://grosirpakaiananak.files.wordpress.com/2009/05/1modelkontras.jpg?w=431&#038;h=600" alt="1ModelKontras" width="431" height="600" /></a></p>
<p>Baju Anak. Siapa, sih, yang tidak mau membelinya? Apalagi menjelang Lebaran atau Natal dan Tahun Baru seperti ini. Kalau Anda punya anak, minimal pasti membelikannya satu potong busana menjelang lebaran (Baju Muslim Anak) atau natal dan tahun baru. Ya, berapa pun umur anak Anda sekarang, minimal dia juga merayakan Lebaran atau Natal dan Tahun baru. Masalahnya, bagaimana kalau dana terbatas?</p>
<p>Bu Mira, tetangga saya, kemarin terlihat bersungut-sungut pada si kecil Adi (3) yang menolak Baju pemberiannya. &#8220;Susah, Pak, maunya cuma kaos yang ada gambar Donal Bebeknya. Dibelikan yang lain, enggak dipakai, kan, saya jadi buang uang percuma,&#8221; kisah Bu Mira masih dengan nada kesal. mau disimpan pun, percuma, karena tubuh si Adi cepat besar.</p>
<p>Pengalaman Bu Mira, mungkin pernah atau sering dialami ibu lainnya. Dari pengalaman itu, saya lihat, ada tiga hal yang jika diperhatikan, bisa membuat kita berhemat di waktu-waktu selanjutnya.</p>
<p>- Pastikan anak menyukai bajunya sehingga dia mau memakainya,</p>
<p>- Cari tempat yang menjual Baju anak dengan harga terjangkau, lihat Grosir Baju Anak dan dan Grosir Baju Muslim Anak.</p>
<p>- Beli satu ukuran lebih besar dibanding ukuran badannya saat ini.</p>
<p>Supaya lebih jelas, mari kita bahas satu per satu.</p>
<p>Pastikan Anak Suka &amp; Mau Pakai<br />
Sebenarnya ini aturan mendasar dalam berbelanja busana. Kita sendiri juga tak mau mengenakan busana yang tak kita sukai, bukan? Kesalahan yang sering terjadi, ibu-ibu main beli saja tanpa memikirkan anaknya suka atau tidak. Padahal, sejak mulai bisa menyatakan pendapatnya, anak sudah bisa menentukan baju apa yang ingin dipakainya. Mubazir, kan, kalau beli banyak-banyak tapi selera anak cuma tertentu saja seperti si kecil Adi tadi? Jadi, sedapat mungkin ajak dan libatkan anak saat membeli baju. Lihat Baju Muslim Anak dan Grosir Baju Muslim Anak.</p>
<p>Harga Terjangkau<br />
Tips kedua yang harus diperhatikan, cari toko atau tempat menjual baju dengan harga terjangkau. Jangan sampai sudah diajak ke mal, anak ngotot minta sementara dana tak cukup. Ingat, konteks kita adalah bagaimana bisa hemat berbelanja baju anak (Jual Baju Muslim). Biarkan anak memilih baju sesuai seleranya. Kalau si kecil bingung, beri alternatif pilihan. Ini juga berlaku jika pilihan anak tak sesuai dengan Anda.</p>
<p>Satu Ukuran Lebih Besar<br />
Selama baju itu tidak kedodoran, membeli satu ukuran lebih besar dari badannya sekarang ini, paling tidak bisa membuat baju dipakai sedikit lebih lama. Ingat, lho, satu ukuran saja selisihnya, jangan banyak-banyak.<br />
Ketika ketiga hal di atas tadi saya ceritakan pada Bu Mira, ia pun manggut-manggut. &#8220;Betul, Pak Safir, semua itu sudah saya lakukan kecuali yang nomor satu tadi. Saya masih memilih Baju Anak sesuai selera saya saja, bukan selera anak.&#8221;</p>
<p>Nah, selamat berbelanja baju anak dan salam sayang untuk putra-putri Anda.</p>
<p>sumber : asiangirlstyle.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/grosirpakaiananak.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/grosirpakaiananak.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/grosirpakaiananak.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/grosirpakaiananak.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/grosirpakaiananak.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/grosirpakaiananak.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/grosirpakaiananak.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/grosirpakaiananak.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/grosirpakaiananak.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/grosirpakaiananak.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/grosirpakaiananak.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/grosirpakaiananak.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/grosirpakaiananak.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/grosirpakaiananak.wordpress.com/143/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirpakaiananak.wordpress.com&amp;blog=7175777&amp;post=143&amp;subd=grosirpakaiananak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/05/18/shop-your-children/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e70ee724e9ca6e5e87fc438c7b948a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bang Thoyib</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://grosirpakaiananak.files.wordpress.com/2009/05/1modelkontras.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1ModelKontras</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>OLAHRAGA SESUAI USIA</title>
		<link>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/05/15/olahraga-sesuai-usia/</link>
		<comments>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/05/15/olahraga-sesuai-usia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 May 2009 02:13:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>grosirpakaiananak</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Mom&Kiddie]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[baju anak]]></category>
		<category><![CDATA[bajuanak]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[blus anak]]></category>
		<category><![CDATA[busanaanak]]></category>
		<category><![CDATA[ceritaanak]]></category>
		<category><![CDATA[kaos anak]]></category>
		<category><![CDATA[kaos balita]]></category>
		<category><![CDATA[kemeja anak]]></category>
		<category><![CDATA[kemejaanak]]></category>
		<category><![CDATA[pakaian anak]]></category>
		<category><![CDATA[pakaiananak]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Bunda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://grosirpakaiananak.wordpress.com/?p=141</guid>
		<description><![CDATA[Hanya karena rekan-rekan di kantor sedang bersemangat mengikuti kelas aerobik usai jam kantor, tidak berarti Anda bisa begitu saja mengikuti mereka. Perhatikan kondisi kesehatan dan usia Anda. Bila Anda memilih olahraga dengan tepat, Anda bahkan bisa lebih fit daripada orang-orang yang lebih muda. “Umur itu hanya sekadar angka,&#8221; demikian pendapat Patrick Murphy, trainer yang kerap memimpin acara olahraga di TV. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirpakaiananak.wordpress.com&amp;blog=7175777&amp;post=141&amp;subd=grosirpakaiananak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.grosirpasarklewer.com"><img class="alignleft size-full wp-image-140" title="senam" src="http://grosirpakaiananak.files.wordpress.com/2009/05/senam.jpg?w=471&#038;h=725" alt="senam" width="471" height="725" /></a></p>
<p>Hanya karena rekan-rekan di kantor sedang bersemangat mengikuti kelas aerobik usai jam kantor, tidak berarti Anda bisa begitu saja mengikuti mereka. Perhatikan kondisi kesehatan dan usia Anda. Bila Anda memilih olahraga dengan tepat, Anda bahkan bisa lebih <em>fit</em> daripada orang-orang yang lebih muda.</p>
<p>“Umur itu hanya sekadar angka,&#8221; demikian pendapat Patrick Murphy, <em>trainer</em> yang kerap memimpin acara olahraga di TV. “Saya punya klien berusia 40-an dan 50-an tahun yang justru sedang sehat-sehatnya. Mereka dapat berlari beberapa putaran, padahal anak-anak muda mungkin baru mulai berlari.&#8221;</p>
<p>Berapa pun usia Anda, sebaiknya Anda mengawali dengan baik. &#8220;Program latihan yang baik selalu mengutamakan kestabilan lebih dulu, baru kemudian mengasah kekuatan,&#8221; jelas Murphy. Hal ini akan mencegah cidera dan membuat kecepatan dan kekuatan bekerja lebih tepat.</p>
<p>Yang lebih penting, Anda perlu memastikan latihan yang paling aman dan paling efektif. Tergantung dari usia Anda, berikan perhatian pada hal-hal berikut.</p>
<p><strong>Usia 20-an</strong>: Saat tubuh Anda masih muda, kuat, dan sehat, sungguh menggoda rasanya untuk berfokus pada pembentukan otot. Namun pastikan untuk memberi perhatian pada bagian tubuh yang lebih kecil namun sama pentingnya, seperti pangkal lengan. &#8220;Jika Anda hanya melakukan <em>push up</em>, Anda hanya menguatkan beberapa bagian saja dari tubuh Anda. Anda akan mengencangkan otot dada dan otot bahu, sehingga Anda menciptakan bahu yang lebih berisi,&#8221; lanjut Murphy.</p>
<p>Untuk menghindari hal ini, lakukan gerakan membungkuk sambil membawa <em>dumbbell</em>, lalu gerakkan tangan ke arah berlawanan dari saat Anda menekukkan tangan dalam gerakan <em>push up</em>.</p>
<p><strong>Usia 30-an dan 40-an:</strong> Sebaiknya Anda melakukan pemanasan dengan berjalan lebih dulu sebelum berlari. &#8220;Ketika berusia 20-an Anda tidak perlu melakukan hal ini karena tubuh Anda selalu hangat,&#8221; ujar trainer Marco Reed. “Jika Anda sudah berusia 30-an atau 40-an, Anda harus selalu ingat untuk melakukan pemanasan. Pastikan Anda melakukan pemanasan selama 5-10 menit untuk melancarkan aliran darah.&#8221; Lakukan jalan kaki selama beberapa menit sebelum mulai berlari atau bersepeda, dan pastikan untuk melakukan peregangan sebelum dan sesudahnya untuk membatasi pegal-pegal keesokan harinya.</p>
<p><strong>Usia 50-an, 60-an, dan selanjutnya</strong>: Hanya karena sendi-sendi Anda sudah tidak senyaman sebelumnya, tidak berarti Anda harus berolahraga di atas kursi atau melakukan gerakan low-intensity yang membuat Anda lebih merasa rapuh daripada sebelumnya. Kurangi benturan pada sendi dengan mengalihkan perhatian pada pinggang dengan Pilates, latihan yang dilakukan di lantai namun mampu menguatkan otot-otot. &#8220;Latihan ini tidak membuat benturan pada sendi, dan bagus untuk memulai latihan selanjutnya,&#8221; kata Teri Ann Krefting, yang menyarankan untuk memulai latihan secara bersama-sama, atau dengan grup, mengingat intensitas latihannya. Begitu Anda membangun kekuatan dan kestabilan, akan lebih mudah dan nyaman untuk kembali ke rutinitas semula.<br />
<strong>DIN</strong><br />
<strong>Sumber : Shine</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/grosirpakaiananak.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/grosirpakaiananak.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/grosirpakaiananak.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/grosirpakaiananak.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/grosirpakaiananak.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/grosirpakaiananak.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/grosirpakaiananak.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/grosirpakaiananak.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/grosirpakaiananak.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/grosirpakaiananak.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/grosirpakaiananak.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/grosirpakaiananak.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/grosirpakaiananak.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/grosirpakaiananak.wordpress.com/141/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirpakaiananak.wordpress.com&amp;blog=7175777&amp;post=141&amp;subd=grosirpakaiananak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/05/15/olahraga-sesuai-usia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e70ee724e9ca6e5e87fc438c7b948a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bang Thoyib</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://grosirpakaiananak.files.wordpress.com/2009/05/senam.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">senam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dampingi Anak Melihat BEN10</title>
		<link>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/05/14/dampingi-anak-melihat-ben10/</link>
		<comments>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/05/14/dampingi-anak-melihat-ben10/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 May 2009 06:43:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>grosirpakaiananak</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film Anak- Anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[bajuanak]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[blus anak]]></category>
		<category><![CDATA[busanaanak]]></category>
		<category><![CDATA[filmanak]]></category>
		<category><![CDATA[kaos anak]]></category>
		<category><![CDATA[kemeja anak]]></category>
		<category><![CDATA[kemejaanak]]></category>
		<category><![CDATA[pakaian anak]]></category>
		<category><![CDATA[pakaiananak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://grosirpakaiananak.wordpress.com/?p=136</guid>
		<description><![CDATA[Ben 10, film yang mengisahkan tentang seorang bocah yang dapat mengubah dirinya menjadi alien untuk memerangi kejahatan, ternyata membuat penontonnya yang berusia di bawah 7 tahun mengalami mimpi buruk, demikian hasil survei di Inggris. Survei ini juga membuktikan 9 film lain yang tidak cocok ditonton anak-anak usia di bawah 7 tahun, yaitu Primeval, Doctor Who, Power Rangers, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirpakaiananak.wordpress.com&amp;blog=7175777&amp;post=136&amp;subd=grosirpakaiananak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.grosirpasarklewer.com"><img class="alignleft size-full wp-image-137" title="1043224p" src="http://grosirpakaiananak.files.wordpress.com/2009/05/1043224p.jpg?w=298&#038;h=225" alt="1043224p" width="298" height="225" /></a></p>
<p><em>Ben 10</em>, film yang mengisahkan tentang seorang bocah yang dapat mengubah dirinya menjadi <em>alien</em> untuk memerangi kejahatan, ternyata membuat penontonnya yang berusia di bawah 7 tahun mengalami mimpi buruk, demikian hasil survei di Inggris. Survei ini juga membuktikan 9 film lain yang tidak cocok ditonton anak-anak usia di bawah 7 tahun, yaitu <em>Primeval, Doctor Who, Power Rangers, Teenage Mutant Ninja Turtles, Britannia High, Grizzly Tales for Gruesome Kids, Robin Hood, Hannah Montana</em>, dan <em>Horrid Henry</em>.</p>
<p>Beberapa film anak memang dianggap terlalu menggambarkan kekerasan, dan inilah yang membuat anak-anak mengalami mimpi buruk. Masih menurut survei tersebut, film-film yang dimaksud juga memaksa anak untuk tumbuh terlalu cepat, dan mendorong perilaku yang buruk. Para orangtua menuduh stasiun TV telah membiarkan terlalu banyak kekerasan dan sikap agresif dalam acara-acara yang dikategorikan sebagai hiburan anak atau keluarga.</p>
<p>Survei yang diadakan situs The Baby Website ini melibatkan 3.000 orangtua, dan 70% yang memiliki anak di bawah 7 tahun mengatakan bahwa anak-anak itu sering bermimpi seram gara-gara nonton <em>Ben 10</em> dan <em>Power Rangers</em>. Lebih dari separuh responden juga menyampaikan bahwa acara-acara anak tersebut mendorong perilaku yang kurang baik. Dalam <em>Horrid Henry</em>, contohnya, tokoh utamanya diperlihatkan mengejek orangtua dan teman-temannya, lalu mengerjai mereka. Responden pada survei mengatakan bahwa adegan ini menyebabkan perilaku yang tidak sopan pada anak. Sedangkan acara dari saluran Disney, <em>Hannah Montana</em>, dinilai dapat menyebabkan anak tumbuh terlalu cepat.</p>
<p>Akibat berbagai tayangan tersebut, sekitar 2/3 orangtua mengaku kebingungan saat memutuskan, program apa yang pantas ditonton anak-anak. Para orangtua ini berharap ada sertifikasi usia disebutkan sebelum acara dimulai. Mereka juga mendesak agar stasiun TV yang menayangkan <em>Doctor Who, Robin Hood</em>, dan <em>Primeval</em>, serial fiksi ilmiah yang menampilkan mahluk-mahluk futuristik yang mengejar manusia, memindahkan jam tayangnya setelah pukul 21.00.</p>
<p>Kathryn Crawford, editor The Baby Website, mengatakan, &#8220;Semua anak menderita akibat mimpi buruk tersebut. Tidak perlu diragukan lagi bahwa menonton kekerasan dan permusuhan yang tidak perlu di televisi telah memberikan kontribusi terhadap fenomena ini.&#8221;<br />
<strong>DIN</strong><br />
<strong>Sumber : The Daily Mail</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/grosirpakaiananak.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/grosirpakaiananak.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/grosirpakaiananak.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/grosirpakaiananak.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/grosirpakaiananak.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/grosirpakaiananak.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/grosirpakaiananak.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/grosirpakaiananak.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/grosirpakaiananak.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/grosirpakaiananak.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/grosirpakaiananak.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/grosirpakaiananak.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/grosirpakaiananak.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/grosirpakaiananak.wordpress.com/136/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirpakaiananak.wordpress.com&amp;blog=7175777&amp;post=136&amp;subd=grosirpakaiananak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/05/14/dampingi-anak-melihat-ben10/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e70ee724e9ca6e5e87fc438c7b948a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bang Thoyib</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://grosirpakaiananak.files.wordpress.com/2009/05/1043224p.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1043224p</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AYO, Galakkan Lagi POSYANDU !!!</title>
		<link>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/05/14/ayo-galakkan-lagi-posyandu/</link>
		<comments>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/05/14/ayo-galakkan-lagi-posyandu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 May 2009 06:08:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>grosirpakaiananak</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Mom&Kiddie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://grosirpakaiananak.wordpress.com/?p=134</guid>
		<description><![CDATA[Tingginya angka kematian bayi dan anak di bawah lima tahun di Indonesia adalah salah satu indikator bahwa layanan kesehatan yang ada belum memadai. Pusat layanan kesehatan berkualitas bagi ibu dan anak di seluruh pelosok negeri masih menjadi impian yang harus terus diwujudkan. Trihadi Saptoadi, National Director World Vision Indonesia menyatakan hal itu, Rabu (13/5) di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirpakaiananak.wordpress.com&amp;blog=7175777&amp;post=134&amp;subd=grosirpakaiananak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tingginya angka kematian bayi dan anak di bawah lima tahun di Indonesia adalah salah satu indikator bahwa layanan kesehatan yang ada belum memadai. Pusat layanan kesehatan berkualitas bagi ibu dan anak di seluruh pelosok negeri masih menjadi impian yang harus terus diwujudkan.</p>
<p>Trihadi Saptoadi, National Director World Vision Indonesia menyatakan hal itu, Rabu (13/5) di Jakarta. Layanan kesehatan sangat penting untuk mendukung peningkatan kualitas kehidupan anak-anak; masa balita adalah masa emas pertumbuhan tunas-tunas bangsa. &#8220;Keterlibatan aktif masyarakat dan kader-kader posyandu terlatih sangat dibutuhkan,&#8221; katanya.</p>
<p>Menyikapi hal itu, World Vision yang selalu memfokuskan karyanya pada anak-anak mengajak seluruh pihak untuk berperan serta. Dari 2.803 posyandu di Surabaya saat ini, misalnya, 314 di antaranya tengah didampingi oleh Wahana Visi Indonesia, mitra World Vision Indonesia. Pelatihan para kader dan pemberdayaan masyarakat menjadi fokus utama pelaksanaan program.</p>
<p>Guna mendukung program Pemerintah Kota Surabaya dalam menurunkan prevalensi gizi buruk balita sampai lebih dari satu persen, World Vision Indonesia bekerja sama dengan Dinas Kesehatan menyelenggarakan Lomba Posyandu Healthy and Smart.</p>
<p>Pelaksanaan lomba posyandu ini berlangsung selama bulan April hingga Juni 2009, sebagai bentuk apresiasi bagi para kader yang telah ikut meningkatkan kesehatan ibu dan anak di wilayah pelayanan posyandunya. Uang tunai total senilai Rp 20 juta akan diberikan untuk tiga pemenang yang nantinya dapat digunakan untuk mengembangkan posyandu yang ada.</p>
<p>Sebanyak 31 kecamatan di seluruh Surabaya mengirimkan wakilnya untuk berpartisipasi dan berkompetisi. Posyandu ini melayani lebih dari 2.000 anak dengan dukungan 150 kader. &#8220;Berbagai kriteria ditetapkan sebagai dasar penilaian, antara lain aspek kegiatan, pengorganisasian dan hasil kegiatan posyandu, peran serta masyarakat, serta kemampuan kader,&#8221; ungkap Trihadi Saptoadi.</p>
<p>Trihadi menambahkan, masyarakat dari seluruh lapisan dapat ikut ambil bagian. Siapa pun dapat memberikan apa pun yang dimiliki seperti waktu, tenaga, keterampilan atau bahkan lahan untuk lokasi posyandu. &#8220;Yang terutama adalah memberikan yang kita miliki bagi kemajuan anak-anak Indonesia. Mereka patut diberikan apresiasi,&#8221; katanya.</p>
<p>Kompetisi ini adalah awal dari pelaksanaan kompetisi berkelanjutan di tahun-tahun mendatang. Diharapkan, seluruh posyandu di seluruh Kota Surabaya nantinya dapat berpartisipasi sehingga tujuan meningkatkan kualitas posyandu yang 32 persen masih berstatus strata pratama menjadi Posyandu Madya dan Purnama dapat terpenuhi.</p>
<p>Trihadi berpendapat, posyandu yang kini cenderung mulai ditinggalkan harus kembali dihidupkan. Masyarakat adalah motor penggeraknya. Saatnya partisipasi dan peran aktif masyarakat dimaksimalkan. Sudah sepantasnya anak-anak Indonesia mendapatkan kemudahan serta akses kesehatan yang layak.<br />
<strong>NAL</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/grosirpakaiananak.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/grosirpakaiananak.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/grosirpakaiananak.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/grosirpakaiananak.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/grosirpakaiananak.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/grosirpakaiananak.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/grosirpakaiananak.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/grosirpakaiananak.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/grosirpakaiananak.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/grosirpakaiananak.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/grosirpakaiananak.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/grosirpakaiananak.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/grosirpakaiananak.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/grosirpakaiananak.wordpress.com/134/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirpakaiananak.wordpress.com&amp;blog=7175777&amp;post=134&amp;subd=grosirpakaiananak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/05/14/ayo-galakkan-lagi-posyandu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e70ee724e9ca6e5e87fc438c7b948a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bang Thoyib</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Enzim Pencetus Kenakalan Anak</title>
		<link>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/05/06/enzim-pencetus-kenakalan-anak/</link>
		<comments>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/05/06/enzim-pencetus-kenakalan-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 03:18:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>grosirpakaiananak</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Mom&Kiddie]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[baju anak]]></category>
		<category><![CDATA[bajuanak]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[busanaanak]]></category>
		<category><![CDATA[ceritaanak]]></category>
		<category><![CDATA[kaos anak]]></category>
		<category><![CDATA[kaos balita]]></category>
		<category><![CDATA[kemeja anak]]></category>
		<category><![CDATA[kemejaanak]]></category>
		<category><![CDATA[pakaian anak]]></category>
		<category><![CDATA[pakaiananak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://grosirpakaiananak.wordpress.com/?p=131</guid>
		<description><![CDATA[KENAKALAN anak diidentikkan dengan ketidakmampuan orangtua mendidik. Padahal, dalam penelitian, faktor pencetus kenakalan disebabkan enzim yang tidak seimbang. Benarkah? Banyak orang beranggapan jika anak nakal itu disebabkan lingkungan atau orangtua yang tidak mendidik anak-anaknya dengan baik. Sebenarnya anggapan itu ada benarnya. Namun, dalam penelitian yang dilakukan Institut Psikiatri di London, Inggris. Hasil penelitian yang dilansir [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirpakaiananak.wordpress.com&amp;blog=7175777&amp;post=131&amp;subd=grosirpakaiananak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h5><a href="http://www.grosirpasarklewer.com"><img class="alignleft size-full wp-image-132" title="01036prasekolah" src="http://grosirpakaiananak.files.wordpress.com/2009/05/01036prasekolah.jpg?w=180&#038;h=248" alt="01036prasekolah" width="180" height="248" /></a></p>
<p><strong>KENAKALAN</strong> anak diidentikkan dengan ketidakmampuan orangtua mendidik. Padahal, dalam penelitian, faktor pencetus kenakalan disebabkan enzim yang tidak seimbang. Benarkah?</p>
<p>Banyak orang beranggapan jika anak nakal itu disebabkan lingkungan atau orangtua yang tidak mendidik anak-anaknya dengan baik. Sebenarnya anggapan itu ada benarnya. Namun, dalam penelitian yang dilakukan Institut Psikiatri di London, Inggris. Hasil penelitian yang dilansir <em>New Scientist </em>mengungkapkan, enzim yang disebut <em>monoamine oxidase</em> A atau MAO-A memiliki pengaruh pada perilaku agresif anak.</p>
<p>Anak yang lebih nakal dibandingkan dengan teman lain sebayanya memiliki enzim ini lebih banyak. Ketua Peneliti,Terrie Moffitt, melakukan penelitian dengan mengambil contoh darah dari 535 anak laki-laki dan 502 anak perempuan yang lahir di Selandia Baru dan yang terdaftar di Dunedin Multidisciplinary Health and Development Study yang dikelola Universitas Otago, Dunedin, Selandia Baru. Melalui tes darah tersebut, para peneliti memfokuskan pada tipe gen yang mengandung enzim MAOA. Tipe gen inilah yang mengendalikan perilaku agresif pada manusia dan hewan.</p>
<p>Kemudian para peneliti membandingkan interaksi antara aktivitas gen MAO-A dan kriminalitas serta kekerasan pada masa kanak- kanak, yang diketahui sebagai faktor penentu untuk perilaku antisosial ketika mereka dewasa. Para responden anak laki-laki kemudian dibagi menjadi dua grup berdasarkan contoh darah, tipe gen MAO-A mereka, dan pengalaman mereka pada kekerasan saat masa kanak-kanak.</p>
<p>Pemisahan ini mengungkapkan bahwa variasi gen MAO-A pada anak laki-laki tidak dapat dengan sendirinya memengaruhi perilaku anak tersebut ketika dewasa. Namun, kondisi ini berbeda jika mereka memiliki pengalaman kekerasan saat masa kanak-kanak dan hasilnya sangat mengejutkan.</p>
<p>Anak laki-laki dengan tingkat gen MAO-A rendah, tetapi mengalami kekerasan saat masa kanak-kanak memiliki kecenderungan 3 kali lebih besar untuk memiliki perilaku menyimpang saat remaja, dan 10 kali lebih besar untuk melakukan tindak kriminal saat mereka dewasa, dibandingkan dengan mereka yang juga memiliki tingkat MAO-A rendah, tetapi tidak mengalami kekerasan fisik.</p>
<p>Kondisi yang kurang lebih sama juga ditemukan pada mereka yang memiliki tipe gen MAO-A tinggi. Dalam kategori perilaku antisosial, ternyata hanya ada perbedaan minor antara anak-anak yang memiliki tipe gen MAO-A tinggi dan sempat mengalami kekerasan fisik dan yang tidak.</p>
<p>Pada akhirnya,Terrie menyimpulkan bahwa genetik memengaruhi hampir separuh dalam variasi perilaku antisosial. Dengan mengidentifikasi gen-gen tersebut, mereka berharap dapat menemukan perawatan dan penanganan yang tepat untuk anak-anak tersebut sebelum terlambat.</p>
<p>&#8220;Dalam penelitian tersebut diketahui bahwa kenakalan pada anak-anak juga didasari kelainan gen. Kenakalan itu hanya bisa diatasi dengan memberikan pendidikan yang baik dan benar kepada mereka,&#8221; kata dia.</p>
<p>Terrie menyebutkan, pendidikan yang utama dan pertama adalah keluarga. Dengan lingkungan keluarga akan terbentuk sifat, watak, dan perilaku misalkan dalam sebuah keluarga orangtua kurang perhatian terhadap anak, maka anak tersebut akan menjadi nakal (kurang terkontrol) demikian juga sebaliknya kalau lingkungan itu baik ada perhatian orang tua, maka anak akan tumbuh dengan baik.</p>
<p>&#8220;Dalam mendidik anak, kita harus mengetahui sifat-sifatnya misalkan anak yang mempunyai sifat pendiam kita dekati dengan halus sehingga anak tersebut mau bercerita tentang masalah yang terjadi, berarti kita menggunakan cara yang halus untuk menghadapinya. Lain lagi dengan anak yang mempunyai sifat keras, kita harus menghadapinya dengan tegas dan keras,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Selain melihat dari lingkungan keluarga dan sifat anak, harus dilihat pula latar belakang keluarga. Jika dalam keluarga tersebut mempunyai latar belakang yang baik, secara otomatis anak akan meniru yang baik. Namun akan berbanding terbalik jika dalam keluarga tersebut mempunyai latar belakang yang kurang baik, anaknya akan mengikuti tidak baik pula.</p>
<p>&#8220;Intinya adalah pendidikan dan arahan yang tepat. Tanpa itu, anak-anak dengan kelainan gen, akan semakin agresif dan tidak terkontrol di kemudian hari,&#8221; tutur dia. <strong>(Koran SI/Koran SI/ftr)</strong></h5>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/grosirpakaiananak.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/grosirpakaiananak.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/grosirpakaiananak.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/grosirpakaiananak.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/grosirpakaiananak.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/grosirpakaiananak.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/grosirpakaiananak.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/grosirpakaiananak.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/grosirpakaiananak.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/grosirpakaiananak.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/grosirpakaiananak.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/grosirpakaiananak.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/grosirpakaiananak.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/grosirpakaiananak.wordpress.com/131/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirpakaiananak.wordpress.com&amp;blog=7175777&amp;post=131&amp;subd=grosirpakaiananak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/05/06/enzim-pencetus-kenakalan-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e70ee724e9ca6e5e87fc438c7b948a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bang Thoyib</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://grosirpakaiananak.files.wordpress.com/2009/05/01036prasekolah.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">01036prasekolah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HATCHI</title>
		<link>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/05/06/hatchi/</link>
		<comments>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/05/06/hatchi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 06:11:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>grosirpakaiananak</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film Anak- Anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[baju anak]]></category>
		<category><![CDATA[baju bayi]]></category>
		<category><![CDATA[bajuanak]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[busanaanak]]></category>
		<category><![CDATA[ceritaanak]]></category>
		<category><![CDATA[kaos anak]]></category>
		<category><![CDATA[kaos balita]]></category>
		<category><![CDATA[kemeja anak]]></category>
		<category><![CDATA[kemejaanak]]></category>
		<category><![CDATA[pakaian anak]]></category>
		<category><![CDATA[pakaiananak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://grosirpakaiananak.wordpress.com/?p=128</guid>
		<description><![CDATA[Film kartun anak di televisi berjudul Hatchi mengisahkan Hatchi, seekor anak lebah madu yang tengah mencari ibunya. Ia tak pernah lelah terus berjalan untuk mencari sang ibu. Perjalanan yang dilaluinya tidak mudah dan banyak hambatan. Sebagai seekor anak lebah yang masih kecil, lemah, dan ringkih, Hatchi tidak jarang menghadapi hambatan yang begitu besar sehingga ia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirpakaiananak.wordpress.com&amp;blog=7175777&amp;post=128&amp;subd=grosirpakaiananak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.grosirpasarklewer.com"><img class="alignleft size-full wp-image-129" title="hatchi" src="http://grosirpakaiananak.files.wordpress.com/2009/05/hatchi.jpg?w=115&#038;h=110" alt="hatchi" width="115" height="110" /></a></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;">Film kartun anak di televisi berjudul Hatchi mengisahkan Hatchi, seekor anak lebah madu yang tengah mencari ibunya. Ia tak pernah lelah terus berjalan untuk mencari sang ibu. Perjalanan yang dilaluinya tidak mudah dan banyak hambatan. Sebagai seekor anak lebah yang masih kecil, lemah, dan ringkih, Hatchi tidak jarang menghadapi hambatan yang begitu besar sehingga ia sendiri kadang tidak berdaya dan pasrah. </span></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;">Namun, setiap kali ia berada dalam situasi terjepit dan tak berdaya itu, selalu ada satu hal yang mampu membuatnya kembali bangkit, yakni semangatnya untuk bertemu ibunya. Dalam situasi sulit itu, Hatchi selalu berkata, &#8220;Mama, tolonglah aku!&#8221;. Mamanya, yang entah berada di mana, selalu muncul dalam bentuk bayangan yang memberi Hatchi semangat untuk bangkit dan tidak menyerah. Dengan kekuatan dan semangat itulah Hatchi selalu berhasil melalui berbagai hambatan, sebesar apa pun itu. Harapannya untuk bertemu sang ibu membuatnya mampu bangkit melawan apa saja yang menghalanginya. </span></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;">Berbagai penelitian menunjukkan bahwa televisi bukanlah sarana hiburan yang baik bagi anak-anak, khususnya anak balita. Berbagai dampak buruk diyakini akan lebih banyak berpengaruh pada mereka daripada dampak positif. Penyebabnya tak lain adalah berbagai sajian televisi, termasuk yang dikategorikan sebagai cerita anak berupa film kartun, tidak benar-benar aman untuk anak-anak. Meskipun secara jelas ditujukan untuk penonton anak-anak, tetap saja terdapat sejumlah adegan yang dianggap tidak cocok untuk anak-anak. Contohnya adalah adegan kekerasan yang selalu muncul di setiap film tersebut. </span></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;">Akan tetapi, di era seperti sekarang ini, ketika televisi sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari keluarga, banyak orangtua seperti dihadapkan pada buah simalakama. Mereka serba sulit untuk membebaskan sama sekali anak-anak dari tontonan televisi. Belum lagi bila kedua orangtua bekerja dan anak lebih banyak bersama pengasuh, mereka akan sangat sulit memantau atau memilah acara televisi tersebut. </span></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;">Para psikolog berpendapat, dalam masa perkembangannya seorang anak memiliki kecenderungan meniru. Ia dapat menirukan apa saja yang dilihat di lingkungan sekitarnya, misalnya perilaku orangtua, saudara, pengasuh, atau anak-anak lain, termasuk tontonan di televisi. Kecenderungan meniru ini lama-kelamaan akan membentuk watak dan perilakunya. Masih mencari bentuk </span></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;">Salah satu film kartun yang cukup menarik adalah film kartun Jepang berjudul Hatchi yang disebutkan di awal tulisan ini. Film kartun ini ditayangkan di televisi anak Spacetoon. Sebagai stasiun televisi baru dengan segmen khusus anak-anak, Spacetoon tampaknya masih mencari bentuk, khususnya dalam pemilihan acara atau film anak. Selain Hatchi, film kartun yang juga menarik untuk disimak adalah Little Bear (Beruang Kecil). </span></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;">Dari segi perwatakan, Hatchi digambarkan sebagai sosok yang suka menolong dan pantang menyerah meskipun ia hanya seekor anak lebah madu yang kecil dan lemah. Secara umum ada beberapa pola yang terbangun dalam cerita kartun ini. </span></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;">Pertama, Hatchi terbang mencari ibunya. Kedua, dalam perjalanan ia akan bertemu anak serangga lain yang menghadapi masalah. Ketiga, Hatchi biasanya berhadapan dengan dua pihak, yaitu anak serangga yang hendak ditolongnya dan serangga lain yang meremehkan kemampuannya menolong karena ia hanyalah anak lebah kecil. Keempat, ia tidak peduli dengan cemoohan itu. Ia tetap membantu semampunya walau harus menemukan jalan buntu. </span></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;">Kelima, karena masalah yang dihadapi begitu besar, kadang Hatchi pun tak berdaya. Ia hanya menangis dan memohon bantuan kepada mamanya. Keenam, pada saat kritis, dengan semangat yang ia peroleh dari bayangan mamanya Hatchi mampu bangkit kembali. Ketujuh, semangat dan keberanian Hatchi bisa menjadi inspirasi serangga lain untuk tidak menyerah dalam situasi sesulit apa pun karena akan selalu ditemukan jalan keluar. Terakhir, setelah masalah yang dihadapi selesai, Hatchi pergi lagi melanjutkan perjalanan mencari ibunya. Dalam perjalanan itu Hatchi akan menghadapi masalah lain di tempat yang berbeda. </span></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;">Sebagai film anak, suasana yang terbangun dalam kartun ini kadang cukup menyeramkan saat menggambarkan situasi yang kritis. Misalnya, saat Hatchi dan teman serangganya yang kecil hendak dimakan serangga yang lebih besar, perjuangan mereka untuk melepaskan diri dari serangga besar yang jahat itu sangat dramatis dan mencekam. Spirit ibu </span></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;">Yang menarik dalam cerita Hatchi adalah adanya semangat keibuan (motherhood). Seperti telah diceritakan, berbagai penjalanan yang dilaluinya adalah dalam rangka mencari sang ibu yang terpisah. Di saat-saat kritis ia selalu mampu bangkit berkat spirit of motherhood. Ketika ia menghadapi kesulitan, keletihan, kesakitan, dan keputusasaan, ibunya selalu muncul sebagai spirit. Hatchi si anak lebah pun kembali bangkit. </span></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;">Bayangan dan kerinduannya kepada sang ibu mampu mengalahkan berbagai derita yang dialaminya. Bahkan, ia mampu berbagi spirit itu kepada anak serangga lainnya yang menghadapi situasi yang sama. Spirit yang selalu menyertai Hatchi itu ialah keyakinannya untuk bertemu dengan sang ibu seperti yang tertulis dalam akhir lagu, Mama, suatu saat pasti bertemu. </span></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;">Di tengah berbagai tayangan anak yang memprihatinkan, film kartun Hatchi ini menjadi salah satu yang inspiratif dalam menanamkan nilai-nilai positif kepada anak. Nilai-nilai kebaikan, khususnya spirit keibuan dan kasih sayangnya, senantiasa menjadi energi tak terhingga bagi anak-anak dalam mengarungi kehidupannya yang terkadang begitu keras. Begitu pula kepedulian Hatchi kepada sesama yang diwujudkan dalam bentuk keinginannya untuk selalu menolong siapa pun yang berada dalam kesulitan. </span></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;">Selayaknyalah seorang ibu mampu menjadi spirit bagi anak-anaknya. Bukan sebaliknya, ketika seorang ibu begitu khawatir dengan masa depan anak-anaknya yang begitu keras dan berat, ia malah memperlakukan mereka dengan cara yang salah. </span></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;">Pepatah lama &#8220;Kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang galah&#8221; merupakan ekspresi akan besarnya kasih sayang seorang ibu. Sayangnya, terkadang kita menemukan fenomena kasih sayang orangtua (ibu) yang begitu besar dimaknai dengan cara yang tidak tepat kepada anak. Misalnya, orangtua memanjakan anak atau sebaliknya anak menekan orangtua guna mengabulkan setiap keinginannya. </span></p>
<p><span style="font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;">Apa pun kondisinya, yang terbaik adalah menempatkan sesuatu sesuai dengan porsinya. Bukankah dalam ajaran Islam penghormatan kepada ibu begitu besar sehingga Nabi Muhammad harus menyebutnya tiga kali ketika sahabatnya bertanya, &#8220;Siapakah orang yang patut dihormati?&#8221; Nabi menjawab, &#8220;Ibumu, ibumu, ibumu, kemudian ayahmu.&#8221; <em>Neneng Yanti Kh Dosen STSI Bandung</em> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/grosirpakaiananak.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/grosirpakaiananak.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/grosirpakaiananak.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/grosirpakaiananak.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/grosirpakaiananak.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/grosirpakaiananak.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/grosirpakaiananak.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/grosirpakaiananak.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/grosirpakaiananak.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/grosirpakaiananak.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/grosirpakaiananak.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/grosirpakaiananak.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/grosirpakaiananak.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/grosirpakaiananak.wordpress.com/128/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirpakaiananak.wordpress.com&amp;blog=7175777&amp;post=128&amp;subd=grosirpakaiananak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/05/06/hatchi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e70ee724e9ca6e5e87fc438c7b948a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bang Thoyib</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://grosirpakaiananak.files.wordpress.com/2009/05/hatchi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hatchi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rumah Aman Untuk Si Kecil</title>
		<link>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/04/28/rumah-aman-untuk-si-kecil/</link>
		<comments>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/04/28/rumah-aman-untuk-si-kecil/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 01:34:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>grosirpakaiananak</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Mom&Kiddie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://grosirpakaiananak.wordpress.com/?p=125</guid>
		<description><![CDATA[KOMPAS.com &#8211; Seperti orangtua lainnya, melihat anak aktif bergerak, ceria, dan belajar hal-hal baru, pasti membuat hati senang. Bayi yang baru belajar merangkak dan berjalan akan berusaha menggapai benda-benda, menggelinding, merangkak, memanjat, apa pun benda yang ada di sekelilingnya. Di awal-awal usianya, anak akan mencoba belajar berkenalan dan mengeksplorasi benda-benda. Namun, di usianya yang masih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirpakaiananak.wordpress.com&amp;blog=7175777&amp;post=125&amp;subd=grosirpakaiananak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.grosirpasarklewer.com"><img class="alignleft size-full wp-image-126" title="1122473p" src="http://grosirpakaiananak.files.wordpress.com/2009/04/1122473p.jpg?w=298&#038;h=225" alt="1122473p" width="298" height="225" /></a></p>
<p><strong>KOMPAS.com &#8211; </strong>Seperti orangtua lainnya, melihat anak aktif bergerak, ceria, dan belajar hal-hal baru, pasti membuat hati senang. Bayi yang baru belajar merangkak dan berjalan akan berusaha menggapai benda-benda, menggelinding, merangkak, memanjat, apa pun benda yang ada di sekelilingnya. Di awal-awal usianya, anak akan mencoba belajar berkenalan dan mengeksplorasi benda-benda. Namun, di usianya yang masih muda dan gerakan yang belum cekatan, anak-anak belum memiliki koordinasi otak untuk bereaksi terhadap bahaya.</p>
<p>Amat besar potensi anak kecil untuk terjatuh atau terjungkir akibat benda-benda di sekitarnya yang bisa saja merupakan benda tajam dan benda-benda berbahaya lainnya. Makin bertambah besar, makin besar pula tanggung jawab Anda untuk menjaga Si Kecil. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk membantu Si Kecil jauh dari risiko terluka;</p>
<p><strong>Lupakan baby walkers<br />
</strong>Usahakan untuk meminimalkan penggunaan<em> baby walker</em> untuk balita yang sedang belajar berjalan. Menurut data yang didapat dari American Academy of Pediatrics (AAP), setidaknya terdapat 14.000 kecelakaan yang terjadi pada anak-anak balita akibat penggunaan <em>baby walker</em>. Penyebabnya antara lain karena bayi jadi sangat rentan terguling karena tidak bisa mengontrol diri ketika mendorong dirinya ke sana-sini. Bayi bisa terguling jatuh mengenai benda-benda berbahaya, seperti menyenggol kompor panas, terguling ke dalam kolam, pemanas, atau pun meja dengan benda berat yang bisa terjatuh dan mengenai bayi, atau lebih ekstremnya lagi terguling jatuh dari tangga. Meski, memang tak jarang juga bisa memberi semacam penghalang bagi si bayi ketika ia menuju keluar gerbang dan ia tertahan dan lainnya. Ketimbang merisikokan bayi cedera akibat <em>baby walker</em>, coba ganti dengan <em>activity saucer</em>, semacam alat seperti <em>baby walker</em> namun tidak beroda. Bayi bisa melompat-lompat seperti di<em> baby walker</em>, tapi alat ini tak akan membawanya berjalan, tapi membantunya melatih kaki dengan melompat.</p>
<p><strong>Jendela<br />
</strong>*Mungkin Anda masih teringat berita bayi terjatuh dari jendela kamar apartemen di lantai atas beberapa waktu lalu. Ini merupakan pelajaran untuk tidak menganggap enteng bahaya jendela. Jangan terlalu mempercayakan kasa jendela untuk mencegah bayi jatuh dari jendela.<br />
*Gunakan pengunci jendela yang jauh dari jangkauan anak-anak. Atau untuk lebih amannya, gunakan jeruji agar anak tidak bisa keluar dan melompat dari jendela. Anak-anak bisa lolos dari sela-sela sekecil 12 cm, maka pastikan teralis atau jeruji pengaman di jendela tidak lebih besar dari jarak tersebut. Pastikan teralis semacam ini aman untuk anak, namun juga bisa dibuka orang dewasa untuk mengantisipasi dari kebakaran.<br />
*Jauhkan jendela dari kursi, tempat tidur bayi, tempat tidur, dan furnitur lainnya untuk mencegah Si Kecil memanjat ke ambang jendela.</p>
<p><strong>Tangga<br />
</strong>*Jangan tinggalkan anak-anak tanpa pengawasan di sekitar tangga, meski tangga tersebut diberi pagar pengaman anak-anak. Anak kecil bisa memanjat pagar pengaman anak-anak, dan terjatuh dari ketinggian yang lebih tinggi lagi. Bila kamar Si Kecil dekat dengan pagar, sekalian pasang pagar di pintu kamarnya agar ia tak mendekati tangga.<br />
*Amankan tangga rumah dari benda-benda yang bisa membuat tersandung, seperti mainan, karpet yang tak terpasang pas, sepatu, ornamen pajangan, atau apa pun yang bisa membahayakan.<br />
*Pasang pengaman di sepanjang <em>railing</em> (tonggak-tonggak untuk pegangan di pinggir tangga) jika anak Anda bisa lolos dari situ.<br />
*Jika Anda memutuskan untuk memasang pagar pengaman anak, usahakan jangan yang berbentuk akordion, karena berpotensi mencekik leher anak.<br />
*Memasuki usia 10-12 bulan, ajarkan Si Kecil untuk menuruni tangga dengan mundur perlahan. Dengan mundur perlahan, Si Kecil akan memastikan kakinya menjejak anak tangga satu per satu, sambil badannya menempel di anak tangga yang lebih tinggi. Namun, tentunya, Anda jangan pernah lengah ketika Si Kecil berada dekat tangga rumah.</p>
<p><strong>Sekitar rumah</strong><br />
*Pastikan karpet rumah terpasang sempurna, tak ada yang longgar untuk mencegah Si Kecil tersandung, atau mengangkat karpet dan memasukkan benda-benda berbahaya ke bawahnya.<br />
*Ketika menaruh anak di dalam kursi bayi untuk ditempatkan di dalam mobil, jangan sekali-kali menaruhnya di atas meja, karena gerakan anak bisa membuatnya tak seimbang, dan ia bisa terguling.<br />
*Pastikan barang-barang yang bisa dijadikan pegangan oleh anak, seperti meja, kabinet, rak televisi, rak buku, bufet, dan lainnya cukup stabil, sehingga ia tak akan tertimpa atau kejatuhan barang dari atasnya. Pastikan pula tak ada taplak yang menjuntai dan bisa ditarik Si Kecil.<br />
*Di toko-toko anak-anak atau <em>hardware </em>sudah tersedia pengaman pojokan berbentuk L untuk mencegah Si Kecil terantuk pojokan meja atau benda lain yang tajam.<br />
*Bersihkan segera air yang tumpah ke lantai sebelum Si Kecil atau siapa pun di rumah terpeleset.<br />
*Gunakan tempelan antilicin di lantai kamar mandi atau bak berendam.</p>
<p><strong>Tempat tidur<br />
</strong>*Jangan pernah tinggalkan bayi tanpa pengawasan di tempat tidur atau tempat salin baju bayi. Jika telepon berbunyi ketika Anda sedang mengganti popok bayi di meja salinnya, angkat serta si bayi. Jika memang harus ditinggalkan, taruh bayi di lantai yang bersih dan aman, atau di tempat tidurnya.<br />
*Selalu pasang pagar pengaman yang ada di tempat tidur bayi.<br />
*Jika anak Anda di bawah usia 6 tahun, jangan berikan ia tempat tidur yang ada tangganya (tempat tidur susun).<br />
*Jangan pernah lalai untuk mencek ulang tali pengaman pada <em>stroller</em>, kursi tinggi, ataupun tempat bayi yang bisa dibawa-bawa. Termasuk tempat duduk untuk bayi di swalayan.<br />
*Biasanya, di tempat tidur bayi, orangtua memasang <em>bumper</em>, atau pengaman agar Si Kecil tidak terantuk pagar tempat tidurnya. Ketika Si Kecil sudah mulai besar dan bisa belajar berdiri, jangan lupa untuk mencopot pengaman tersebut untuk mencegah ia menggunakannya untuk melompat.</p>
<p>Berapa pun usia anak Anda, rumah seharusnya menjadi tempat paling nyaman untuk ia bermain dan belajar. Menyentuh, menggenggam, memanjat, dan mengeksplor adalah aktivitas yang membantu Si Kecil belajar dan berkembang. Jadi, biarkan ia belajar, dan Anda pun jangan lengah untuk menjaga keselamatannya.<br />
<strong>NAD</strong><br />
<strong>Sumber : msn</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/grosirpakaiananak.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/grosirpakaiananak.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/grosirpakaiananak.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/grosirpakaiananak.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/grosirpakaiananak.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/grosirpakaiananak.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/grosirpakaiananak.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/grosirpakaiananak.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/grosirpakaiananak.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/grosirpakaiananak.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/grosirpakaiananak.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/grosirpakaiananak.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/grosirpakaiananak.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/grosirpakaiananak.wordpress.com/125/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirpakaiananak.wordpress.com&amp;blog=7175777&amp;post=125&amp;subd=grosirpakaiananak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/04/28/rumah-aman-untuk-si-kecil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e70ee724e9ca6e5e87fc438c7b948a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bang Thoyib</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://grosirpakaiananak.files.wordpress.com/2009/04/1122473p.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1122473p</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8221; Bunda, Pacarku khan Daffa&#8230;. &#8220;</title>
		<link>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/04/27/bunda-pacarku-khan-daffa/</link>
		<comments>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/04/27/bunda-pacarku-khan-daffa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2009 03:51:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>grosirpakaiananak</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Mom&Kiddie]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[baju anak]]></category>
		<category><![CDATA[baju bayi]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[blus anak]]></category>
		<category><![CDATA[busanaanak]]></category>
		<category><![CDATA[ceritaanak]]></category>
		<category><![CDATA[kaos anak]]></category>
		<category><![CDATA[kaos balita]]></category>
		<category><![CDATA[kemejaanak]]></category>
		<category><![CDATA[pakaian anak]]></category>
		<category><![CDATA[pakaiananak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://grosirpakaiananak.wordpress.com/?p=121</guid>
		<description><![CDATA[KOMPAS.com — Anda mungkin pernah terenyak kaget ketika mendengar pembicaraan putra atau putri Anda yang masih duduk di TK B dengan temannya. Putri Anda mengaku telah memiliki pacar. Memang sih, ketika sedang mengobrol dengan temannya, putri Anda tidak jelas-jelas menyebutkan nama pujaan hatinya. Pembicaraan di antara keduanya berlangsung sambil bermain. “Pacarku kan Daffa&#8230;.” begitu kata si kecil. Ya, umumnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirpakaiananak.wordpress.com&amp;blog=7175777&amp;post=121&amp;subd=grosirpakaiananak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.grosirpasarklewer.com"><img class="alignleft size-full wp-image-122" title="1040187p" src="http://grosirpakaiananak.files.wordpress.com/2009/04/1040187p.jpg?w=298&#038;h=225" alt="1040187p" width="298" height="225" /></a></p>
<p><strong>KOMPAS.com</strong> — Anda mungkin pernah terenyak kaget ketika mendengar pembicaraan putra atau putri Anda yang masih duduk di TK B dengan temannya. Putri Anda mengaku telah memiliki pacar. Memang sih, ketika sedang mengobrol dengan temannya, putri Anda tidak jelas-jelas menyebutkan nama pujaan hatinya. Pembicaraan di antara keduanya berlangsung sambil bermain. “Pacarku kan Daffa&#8230;.” begitu kata si kecil.</p>
<p>Ya, umumnya orangtua pasti akan kaget mendengar kata “pacar” atau “pacaran” yang muncul dari mulut anak-anak prasekolah. Wajarkah? “Wajar kok!” tukas Seni S Sanusi, Psi, psikolog sekaligus konselor TK dan SD Al Azhar, Jakarta. Maksudnya, wajar saja kalau anak prasekolah mengatakan demikian.</p>
<p>Orangtua tak perlu kelewat cemas karena definisi pacar atau pacaran di usia ini berbeda dengan remaja. Di usia ini, buat anak “pacar” lebih identik dengan teman dekat, teman bermain yang mengasyikkan, dan lain-lain. Memang, bila ditinjau dari sudut perkembangan sosial emosi, anak prasekolah mulai menjalin pertemanan atau “dekat”, memeluk, dan mencium sebagai ungkapan sayang, senang berbicara dengan orang yang disayang, dan saling memberikan hadiah. Namun, umumnya hal ini dilakukan dengan orang yang lebih dewasa dari usianya, bukan dengan teman sebaya.</p>
<p>Wajar pula bila anak usia ini juga sudah dapat memilih temannya yang cantik atau ganteng. Ini karena jika dilihat dari perkembangan persepsi anak usia prasekolah sudah dapat memersepsi secara visual obyek yang &#8220;indah&#8221; dan &#8220;buruk&#8221;, yang cantik dan tampan, dan sebagainya. Lagi pula secara alamiah pun, manusia akan cenderung memerhatikan obyek yang memiliki penampilan fisik lebih cantik dan tampan. Jadi, wajar bila perhatian si prasekolah terfokus pada temannya yang lebih cantik atau tampan. Namun, ketertarikan anak tetap masih sebatas pada sosok teman dekat, tak ada maksud yang lebih dari itu.</p>
<p>Di usia prasekolah, anak belum memiliki kebutuhan akan pujaan hati seperti pada usia remaja, misalnya. Pada rentang usia prasekolah, mereka sebenarnya masih disibukkan untuk memenuhi kebutuhan mendasar mereka, yaitu makan, minum, istirahat, dan bermain. Selain juga si prasekolah masih bersikap egosentris, dimana fokus perhatian mereka adalah kebutuhan pribadinya, sehingga masih senang memaksakan keinginan.</p>
<p>Jadi, jangan pernah membayangkan, konsep berpacaran si prasekolah sama dengan anak-anak remaja. Konsep tentang pacaran yang dipahami oleh si prasekolah sebatas hanya terlihat berduaan, ada kontak fisik, dan bermain bersama. Persis yang sering mereka lihat di tayangan televisi dan iklan-iklan. Tidak akan ada pertengkaran, perbedaan pendapat, dan lain-lain. Untuk itu, tak perlu terlalu dikhawatirkan.</p>
<p><strong>Alihkan perhatiannya<br />
</strong>Lalu dari mana anak mendapatkan kata &#8220;pacar&#8221;, &#8220;pacaran”, atau bahkan &#8220;perjodohan&#8221;? Boleh jadi itu didapat dari tayangan televisi yang banyak bercerita mengenai hubungan dengan lawan jenis, misalnya cerita-cerita Disney seperti Cinderella, Snow White, dan lain-lain, yang selalu dikaitkan dengan putri cantik dan pangeran tampan. Mungkin juga dari sinetron atau bahkan <em>reality show</em> yang banyak mengupas masa pacaran di saat remaja. Bahkan, bisa jadi pula orang-orang terdekat memberikan pengaruh kepada anak tentang hubungan dengan lawan jenis; bisa saudara, paman, atau sosok dekat lainnya yang secara tak sadar “mengenalkan” arti pacaran.</p>
<p>Nah, ada kemungkinan kondisi ini membuat anak terpaku pada teman dekatnya. Bermain selalu dengan teman dekat itu, dan mengabaikan teman yang lain. Jika ini terjadi, orangtua perlu mengenalkan anak pada teman-temannya yang lain. Dengan begitu, kemampuan sosialisasinya semakin kaya karena dia berinteraksi dengan beragam karakter anak. Jadi, ajak anak bermain dengan teman yang lain. Bila “pacar”-nya adalah satu kelompok di sekolah, mintalah bantuan pihak sekolah (guru kelas) untuk memindahkan anak ke kelompok yang lain.</p>
<p>Orangtua juga perlu menyeleksi tayangan televisi. Dampingi anak ketika menonton. Jangan biarkan anak mengonsumsi tontonan yang memperlihatkan relasi lawan jenis terlalu dini, walaupun hanya sekadar gambar atau kartun. Selain itu, isi jadwal anak dengan berbagai aktivitas positif seperti keterampilan yang dapat mengasah kemampuan motorik halus dan kasar anak. Dengan begitu, fokus perhatian adalah pada pengembangan rasa ingin tahunya dan keterampilan dirinya.</p>
<p>Tak kalah penting, hindari terlalu membesar-besarkan minat anak ketika mulai menyinggung mengenai pacaran. Walau itu dilakukan dengan tujuan iseng sekalipun. Maksudnya, ketika anak mulai menyinggung atau mengobrol tentang pacaran, jangan malah ditanggapi walaupun hanya sekadar bercanda, apalagi sampai mengolok-oloknya. Ini akan membuat anak bersikap malu-malu. Kondisi ini akan bertambah buruk bila teman-temannya ikut menggoda. Tentunya, ini akan memengaruhi rasa percaya dirinya. Oleh karena itu, sebaiknya ketika ada obrolan tentang pacaran, segera alihkan kepada tema lain yang lebih berkaitan dengan dunia anak-anak, seperti permainan yang sedang tren, film anak-anak, dan lain-lain.</p>
<p>sumber : perempuan.kompas.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/grosirpakaiananak.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/grosirpakaiananak.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/grosirpakaiananak.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/grosirpakaiananak.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/grosirpakaiananak.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/grosirpakaiananak.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/grosirpakaiananak.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/grosirpakaiananak.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/grosirpakaiananak.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/grosirpakaiananak.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/grosirpakaiananak.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/grosirpakaiananak.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/grosirpakaiananak.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/grosirpakaiananak.wordpress.com/121/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=grosirpakaiananak.wordpress.com&amp;blog=7175777&amp;post=121&amp;subd=grosirpakaiananak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://grosirpakaiananak.wordpress.com/2009/04/27/bunda-pacarku-khan-daffa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e70ee724e9ca6e5e87fc438c7b948a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bang Thoyib</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://grosirpakaiananak.files.wordpress.com/2009/04/1040187p.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1040187p</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
